Manajemen Suroboyo Carnival Ngaku Sediakan 6 Hektar Lahan Parkir

Manajemen Suroboyo Carnival Ngaku Sediakan 6 Hektar Lahan Parkir
foto : twitter

 Manajemen Suroboyo Carnival mengaku secara operasional sudah menyediakan lahan seluas enam hektar untuk zona parkir. Namun karena antusias masyarakat sangat tinggi, kepadatan dan antrean tiket tak terelakkan.

“Antusiasme tinggi ini di luar perkiraan kami. Kemarin saja hampir 10 ribu pengunjung yang datang. Dan soal lahan parkir sudah ada dan kami sediakan sekitar enam hektar,” ujar Thomas, Marketing dan Humas Suroboyo Carnival saat memberikan keterangan di Radio Suara Surabaya, Selasa (29/7/2014).

Sementara itu, terkait penutupan sementara akses dan operasional Suroboyo Carnival, Thomas mengaku pihaknya tetap pro aktif berupaya mengikuti aturan yang berlaku.

Saat ditanya soal perijinan administrasi Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin) yang dipermasalahkan Dishub Kota Surabaya, Thomas mengatakan pihak yang berwenang menjawab hal ini adalah Slamet, Manajer Operasional.

Namun, saat akan dihubungi ia mengaku pihaknya masih repot dan melakukan koordinasi terlebih dahulu. “Ini masih repot dan berkoordinasi dulu. Sementara pengunjung yang sudah masuk tetap kami utamakan kenyamanannya,” jelasnya

Sementara belum dipenuhinya ijin Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin) oleh manajemen Suroboyo Carnival ternyata tidak hanya menyebabkan akses parkir ke lokasi hiburan baru Kota Surabaya ini ditutup. Seluruh kegiatan operasional taman hiburan yang terletak di belakang kantor Korem 084/Bhaskara Jaya itu dihentikan oleh Pemkot Surabaya sampai izin diurus.

Kasie Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya Robben mengatakan, sejak Kamis (25/7/2014) lalu pihaknya sudah menyampaikan surat pada manajemen Suroboyo Carnival agar menghentikan dulu operasional mereka sampai persyaratan administrasi dipenuhi. Yang urgent, kata dia, adalah penyediaan lahan parkir yang saat ini dinilai kurang dan pintu akses keluar serta masuk yang belum ada.

Karena hari ini operasional Suroboyo Carnival tetap dibuka, Pemkot bersama Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan tindakan tegas, menghalau pengunjung yang masuk. “Polisi sudah memasang pagar palang kuda di akses-akses masuk dari Jalan Ahmad Yani,” tegas dia.

Langkah ini dilakukan, ujar Robben, untuk mengantisipasi dampak lebih serius terhadap kelancaran lalu lintas di Jalan Ahmad Yani yang merupakan urat nadi perhubungan Surabaya.

Karena operasional sudah telanjur dilakukan, kata Robben, pihaknya akan segera menutup pintu masuk Suroboyo Carnival malam ini juga. (wh)