Majapahit Travel Fair Diikuti 12 Negara

 

Majapahit Travel Fair Diikuti 12 Negara

Sedikitnya 12 negara dipastikan mengikuti kegiatan Majapahit Travel Fair (MTF) tahun 2014. Even ini sebagai upaya untuk mempromosikan potensi dan daya tarik wisata serta budaya Jawa Timur. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Jarianto di Surabaya, mengatakan ke 12 negara yang ikut sebagai buyer dalam kegiatan ini di antaranya Malaysia, Thailand, Singapura, Kamboja, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Tiongkok, Rusia dan Vietnam.

“Untuk tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke lima belas, dilaksanakan sebagai upaya untuk mempromosikan potensi dan daya tarik wisata serta budaya Jawa Timur,” tuturnya.

Ia mengemukakan, kegiatan ini juga sekaligus menjual produk paket wisata, produk hotel, daya tarik wisata, produk “airline” atau penerbangan dan produk UMKM. “MTF ini akan dilaksanakan pada tanggal 8-11 Mei 2014 bertempat di Grand City Convex, Surabaya dan sebagaimana pelaksanaan sebelumnya kegiatan ini berbentuk ‘booth’ dengan tujuan untuk lebih memaksimalkan pertemuan bisnis antara ‘buyer’ dan ‘seller’,” ucapnya.

Ia mengatakan, Majapahit Travel Fair tahun ini juga ada “travel exchange” (travex) yang bertempat di Hotel Bumi, Surabaya sebagai upaya penjualan paket wisata dan hasil transaksi travex. “Untuk kegiatan travex ini pada tahun 2013 berhasil melakukan transaksi sebesar Rp38 miliar, dan tahun ini ditargetkan bisa meningkat menjadi Rp40 miliar,” ujarnya.

Sebagai lokasi tujuan wisata, kata dia, Wisata Gunung Bromo dan wisata “heritage” dari “House of Sampoerna” tetap menjadi idola bagi wisatawan asing. “Selain itu, wisata air di Ciputra Waterpark dan Cuban Rondo di Malang juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing,” katanya.

Sementara untuk wisatawan domestik wisata religi seperti makam syeh Asmoroqundi di Tuban dan makam Sunan Ampel di Surabaya tetap menjadi salah satu lokasi tujuan wisata. “Selain itu, makam Sunan Giri di Gresik dan Makam Gus Dur di Jombang saat ini juga sudah dilirik oleh wisatawan dalam negeri,” katanya. (ram)