Mahasiswa Stikom Ciptakan Sistem Navigasi Cepat Baca Peta

 

Mahasiswa Stikom Ciptakan Sistem Navigasi Cepat Baca Peta

Lestanto Atmaji salah satu mahasiswa Stikom berhasil mengembangkan sistem navigasi cepat dan akurat. Ia menggabungkan teknologi augmented reality camera-view pada perangkat yang berbasis android ini untuk sistem
navigasi lebih canggih agar setiap orang bisa memahami cara membaca peta lokasi baru.

Selain itu aplikasi-aplikasi GPS sejenis yang beredar masih
mengharuskan pengguna untuk mengetikkan nama lokasi yang dicari atau dikehendaki, belum lagi waktu yang diperlukan oleh GPS untuk mendapatkan sinyal, membutuhkan waktu sekitar 15 menitan.

“Inilah yang mengilhami saya untuk membuat solusi praktis dengan menggunakan teknologi augmented reality camera-view pada perangkat berbasis android,” kata Lestanto Atmaji kepada wartawan di Surabaya, Rabu (15/10/2014).

Menurutnya, aplikasi ini lebih cepat dan akurat karena menggabungkan objek maya dengan objek nyata. Objek maya yang berupa informasi lokasi layanan publik dapat ditambahkan ke dalam kamera.

Kemampuan kamera menggambarkan objek nyata dari sudut pandang pengguna dengan memanfaatkan sensor GPS, kompas, dan accelerometer dari
perangkat android, dan pengguna dengan muda mengarahkan perangkat untuk mencari lokasi tertentu melalui camera-view yang berisi informasi lokasi yang dicari secara real time.

“Karena dengan hanya menggerakkan perangkat ke arah tertentu yang diinginkan, pengguna dengan mudah menemukan lokasi yang dicari,” ujarnya menerangkan.

Lebih detail cara kerja aplikasi ini sebenarnya sangat sederhana, pengguna hanya perlu meng-install aplikasinya, kemudian menjalankannya. Selanjutnya akan muncul tampilan menu layanan umum yang bisa dipilih, seperti SPBU, Restoran, dan ATM. Kemudian mengarahkan tampilan layar ke arah tertentu sampai menemukan lokasi layanan umum yang dikehendaki.

Setelah menemukan lokasi yang dicari, pengguna bisa langsung menyentuhnya, selanjutnya akan muncul informasi detail dari lokasi
tersebut. Jika pengguna ingin melakukan navigasi lebih lanjut atau melihat peta, aplikasi ini terintegrasi dengan Google Apps seperti Google Plus dan Google Maps.

Tidak hanya itu, menurut Lestanto, aplikasi karyanya ini juga
dilengkapi dengan fitur pengaturan radius, tujuanya untuk memudahkan pengguna mencari lokasi yang diinginkan pada radius tertentu.

“Cocok dipergunakan bagi penggemar traveling dan orang yang hobi berpetualang,” pungkasnya. (wh)