Mahasiswa ITS Juara Pertama Mahasiswa Berprestasi Nasional

Mahasiswa ITS Juara Pertama Mahasiswa Berprestasi Nasional
R. Aditya Brahmana

R. Aditya Brahmana, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika ITS menyabet Juara 1 Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Tingkat Nasional 2015 kategori Sarjana yang diumumkan saat final Mawapres Tingkat Nasional 2015 di Malang, Jawa Timur, akhir Juni lalu.

Sebelumnya, Aditya berhasil menduduki posisi pertama Mawapres 2015 Tingkat ITS dan melaju menjadi perwakilan ITS pada ajang Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Tingkat Nasional 2015. Berbekal karya berjudul Zhaped Compact 3D Printer buatannya, ia mampu melibas sejumlah finalis lain dan akhirnya duduk sebagai juara pertama tingkat nasional.

Dalam final ajang ini, ITS diwakili dua mahasiswa. Yakni, Aditya Brahmana (S1 Teknik Informatika) dan Zahra Sahara Arfenti (D3 Teknik Kimia) yang masing-masing untuk kategori Sarjana dan Diploma. Mereka berhasil terpilih sebagai finalis setelah melalui proses seleksi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Namun, perjuangan belum berakhir, sebab mereka harus berkompetisi lagi merebut predikat mahasiswa terbaik di antara 30 finalis yang ada.

Beragam agenda pun telah dijadwalkan selama masa penyeleksian. Adapun proses seleksi berjalan sangat kompetitif sebab terdapat berbagai tahapan seleksi seperti presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI), unjuk kemampuan bahasa Inggris, dan wawancara perihal prestasi dan kepribadian. “Di sini dilihat pribadinya dan disuruh menjelaskan secara rinci tentang prestasi apa yang pernah kita dapat,” terang Adit, sapaan akrabnya, Rabu(1/7/2015).

Jika pada tiga hari pertama penuh dengan agenda seleksi, pada hari terakhir, lanjut Adit, hanya diisi dengan kegiatan santai. Pasalnya, malam harinya adalah malam penganugerahan Mawapres Tingkat Nasional 2015 baik untuk sarjana maupun diploma. “Kita hanya jalan-jalan ke Museum Angkut, sekaligus menunggu pengumuman,” ujarnya sambil tersenyum. Malamnya, sampailah pada waktu pengumuan akhir dari prosesi pemilihan Mawapres Tingkat Nasional 2015 ini. Akhirnya disebutkanlah mahasiswa ITS berhasil menyabet posisi terbaik pertama kategori sarjana.

Disusul oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai terbaik ke-2 dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai terbaik ke-3. Namun sayang, pada kategori diploma, ITS harus puas belum bisa bertengger di tiga besar layaknya kategori sarjana. Dikatakan Adit, sejak awal, juri yang terdiri atas jajaran petinggi Dikti telah melirik karyanya yang berupa printer tiga dimensi (3D). Selain karena produknya yang sudah rampung, karyanya tersebut juga sangat besar manfaatnya terlebih bagi penggiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. “Jurinya memberikan respon positif di situ,” tegas cowok yang sebelumnya pernah meraih penghargaan Social Venture Challenges di ajang Harvard Model United Nations di Harvard University, Amerika Serikat ini. (wh)