Mahasiswa ASEAN Bakal Hadiri AEC 2015 ITS

Mahasiswa ASEAN Bakal Hadiri AEC 2015 ITS
ilustrasi foto: bisnis

Mahasiswa seluruh ASEAN dari berbagai latar belakang menyambut ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Young Engineers and Scientist Summit (YESS) hadir sebagai salah satu event keilmiahan yang diadakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Fakhri Rizqullah, Head of Public Relation Young Engineer and Scientist Summit 2015 Marine Engineering ITS Surabaya, mengungkapkan acara yang dinaungi langsung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS ini untuk mewadahi serta memfasilitasi mahasiswa sebagai warga ASEAN untuk belajar dan mengetahui secara lebih jauh mengenai seberapa besar perkembangan dan pembangunan negara-negara ASEAN.

“Kegiatan ini bersifat formal dan merupakan konferensi yang dihadiri khusus oleh mahasiswa fakultas teknik serta mahasiswa fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam mengenai problematika tentang teknologi, komunikasi, transportasi, ilmu pengetahuan, energi, dan aspek-aspek serta yang meliputi pembangunan dalam lingkup ASEAN,” katanya. Selain itu, meningkatkan peran mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam menyelesaikan isu-isu yang dibahas dalam lingkup ASEAN global.

YESS ini telah diadakan selama dua kali yaitu, tahun 2013 dan tahun 2014 dengan peserta yang mencakup seluruh kawasan di Indonesia dan dengan sukses menghadirkan Ir. Hatta Rajasa, Ir. Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Letjen TNI. (Purn). E.E. Mangindaan, SE (Menteri Perhubungan RI saat itu) dan perwakilan dari PT. Dirgantara Indonesia (DI), Andi Alisjahbana sebagai salah satu keynote speaker.

Pada tahun ini, YESS akan kembali hadir dengan melebarkan cakupan permasalahan yang dibahas terkait dengan kondisi yang sekarang akan dihadapi oleh Indonesia maupun negara-negara anggota ASEAN. YESS 2015 mengangkat permasalahan ASEAN Connectivity yang selanjutnya dibagi dalam beberapa subtema yaitu tranportasi, energi, serta informasi komunikasi dan teknologi.

YESS 2015 akan diadakan pada tanggal 5 – 9 Juni 2015 di kampus ITS Surabaya. Dalam konferensi ini, peserta terdiri dari mahasiswa minimal semester 4 jenjang S1 fakultas teknik dan fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam yang masih aktif di seluruh ASEAN. Sesi konferensi ini berupa seminar nasional dan diskusi panel, peserta diberikan gambaran mengenai kondisi umum, permasalahan, solusi, motivasi serta persiapan untuk menghadapi AEC 2015.

Adapun pembicara yang terlibat yaitu Eddy Hartono (GM PJB), Bambang Sampoerno (Ketua LPPKHA ITS), Priyo Darmawan (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur),  Prof Daniel M Rosyid  (Ketua PII Cabang Surabaya).

Permasalahan transformasi, energi dan ICT saat ini menjadi salah satu rencana strategis yang sedang marak dibicarakan oleh berbagai kalangan negara karena merupakan tantangan besar dalam menghadapi AEC 2015, seperti halnya perbaikan infrastruktur yang berupa perbaikan akses jalan dan transportasi yang masih terbatas dan rusak, perbaikan dan pengembangan jalur TIK, serta perbaikan dan pengembangan bidang energy untuk mendukung kemandirian energi.

“Oleh karena itu mahasiswa sebagai agent of change, harus peka terhadap permasalahan ini dengan berkontribusi aktif yang tidak hanya mencakup dalam pemberian dan pemasukan ide-ide yang segar namun turut serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di lingkup ASEAN,” tambah ahri.

Hal ini dimaksudkan agar para mahasiswa mendapatkan ilmu dan termotivasi untuk memberi manfaat nyata. Jumlah peserta YESS 2015 dari seluruh mahasiswa ASEAN untuk saat ini hampir mencapai 400 orang, dan diterima sebanyak 55 peserta, dengan 28 peserta berasal dari Indonesia dan 27 peserta dari ASEAN. (wh)