Luka Parah, Al Baghdadi Tak Lagi Pimpin ISIS

Kemensos Siapkan Pendampingan Korban ISIS
foto:cnsnews

Abu Bakr al-Baghdadi, disebut tak lagi bisa memimpin kelompok militant ISIS.  Pasalnya, dia  harus menjalani perawatan akibat terluka parah saat serangan koalisi Amerika Serikat (AS) menggempurnya pada 18 Maret lalu. Hal tersebut disampaikan tiga sumber terdekat dengan Al-Baghdadi. Disebutkan pria yang paling dicari AS itu mengalami cedera parah di bagian tulang belakang.

Untuk sementara posisinya digantikan oleh pemimpin ISIS  senior lainnya yaitu wakilnya, Abu Alaa al-Afri. Lebih dari dua bulan sejak terluka, al-Baghdadi tak lagi efektif memberikan komando pada pengikutnya. Dalam dua bulan itu juga posisi militan ini di Irak dan Suriah semakin terdesak.

Informasi detil mengenai kondisi terakhir al-Baghdadi muncul dari dua dokter yang merawatnya di Rumah Sakit (RS) Mosul. Mereka adalah seorang wanita radiologist dan pria sebagai dokter bedah. Keduanya serta keluarga besarnya merupakan pendukung fanatik ISIS. Disebutkan dokter wanita itu sering menggunakan pakaian seperti suku Kandahar dan kadang-kadang ia membawa senjata di dalam pakainnya.

Sementara itu Pentagon menolak pernyataan yang menyebutkan al-Baghdadi telah tewas namun mengakui jika dia menjadi salah satu korban dalam serangan yang mereka lakukan ke persembunyiannya di al-Baaj sekitar 128km sebelah barat Mosul. Salah satu basis ISIS. (bst)