Longsor, Tol Gempol-Porong Gagal Dioperasikan Juni

Longsor, Tol Gempol-Porong Gagal Dioperasikan Juni
sumber foto: jawapos

Rencana pengoperasian jalan tol Gempol-Pandaan tak bisa dilakukan tepat waktu karena longsor. Sedianya jalan tol ini sudah bisa dilalui umum mulai 1 Juni 2015.

PT Jasa Marga selaku operator jalan tol tak berani mengambil resiko sebab tiba tiba di KM 50 terjadi longsoran sehingga cukup riskan untuk para pemakai jasa tol. Pasca longsor ini, PT Jasa Marga belum mengetahui jadwal ulang awal pengoperasiannya.

Hal ini disampaikan Corporate Secretary PT Jasa Marga, David Wijayatno, Rabu (3/6). Sebenarnya untuk memuluskan rencana dibukanya jalan tol ini telah dilakukan uji coba gratis khususnya di jalur Kejapanan – Gempol sejauh 3,55 KM. Ujicoba sejak 8 Mei hingga 17 Mei ini dilakukan di jalur pengganti relokasi tol Porong tersebut. Saat uji coba  jalur tol itu dilewati 16.757 unit kendaraan golongan I.

Proyek tol ini sendiri terbilang sangat lamban progresnya karena sejak 2006 silam ketika lumpur Porong mulai tak bersahabat dengan jalur tol, tol pengganti masih belum juga bisa dirampungkan. Termasuk molornya jadwal pengoperasian yang direncanakan 1 Juni 2015 ini.

Jalan tol pengganti ini sendiri disiapkan sepanjang 10 KM. Masing masing jalur Kejapanan – Gempol sepanjang 3,55 KM dan Porong – Kejapanan sejauh 6,45 KM. Sesi Porong – Kejapanan ini tak keburu dibangun karena ruas arteri lama masih bisa dipakai kendaraan.

Rencananya tarif tol yang disiapkan PT Jasa Marga untuk ruas tol ini,  Golongan I Rp 3.000, Golongan II Rp 4.500, Golongan III Rp 6.000, Golongan IV Rp 7.500 dan Golongan V Rp 8.500. (wh)