Lomba Bangun Konstruksi Jembatan di Tunjungan Plasa Surabaya

Lomba Bangun Konstruksi Jembatan di Tunjungan Plasa Surabaya
Salah satu hasil karya peserta bangun konstruksi jembatan dipamerkan di Tunjungan Plasa 2, Minggu (26/4/2015). umar alif/enciety.co

Untuk mengenalkan dunia konstruksi, mahasiswa Diploma Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS menggelar lomba bangun konstruksi jembatan dengan tema D Village.  Lomba yang dilangsungkan di Atrium Tunjungan Plasa 2, Surabaya, Minggu (26/4/2015), diikuti puluhan pelajar dari SMA, SMK se Jawa dan Bali itu.

Rafli Rakhma, ketua pelaksana lomba mengatakan lomba ini dibuat agar para siswa sekolah menengah atas (SMU dan SMK) dapat mngetahui dan tertarik pada dunia konstruksi. Apalagi lomba ini digelar di salah satu pusat perbelanjaan di kota Pahlawan.

“Tujuannya agar masyarakat khususnya adik-adik yang ingin mengetahui lomba rancang bangun jembatan ini akan mengetahui jurusan konstruksi dari jurusan teknik sipil,” kata Rafli.

Menurut dia, selama ini banyak yang berfpkir jika teknik sipil berhubungan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), padahal tidak.

Lomba ini sendiri ada dua kategori. Pertama, kategori jembatan menggunakan stick ice cream. Kedua, jembatan yang menggunakan aluminium.

Kedua kategori jembatan ini nantinya akan diuji oleh tim ahli berdasarkan kriteria tertentu. Nantinya jembatan ini akan dinilai tentang ketepatan dimensi, berat tower, efisiensi bahan, pembebanan serta prosentase bahan yang digunakan.

Diharapkan bila perlombaan ini selesai, maka ilmu konstruksi dapat dengan mudah dipahami oleh para siswa SMA dan SMK yang mengikuti kompetisi tersebut.

“Para peserta diharapkan mengetahui kekurangan serta kelebihan dari jembatan buatan mereka sendiri,” beber dia. (wh)