Liverpool Raup Keuntungan Rp 6,4 Triliun dari Penjualan Pemain

Liverpool Raup Keuntungan Rp 6,4 Triliun dari Penjualan Pemain

Liverpool menjadi satu-satunya klub di seluruh dataran Eropa yang paling banyak menjual pemain. Klub berjulukan The Reds ini mendapat banyak uang (fee), malah terbesar di seluruh Eropa, dari proses transfer para pemain itu selama enam tahun terakhir.

Klub yang berdiri tahun 1892 ini ternyata tidak hanya terbesar di Premier League dalam hal menjual pemainnya, tetapi ia terbesar di seluruh Benua Eropa.

Penjualan Luis Suarez dan Raheem Sterling membantu meningkatkan pendapatan Liverpool menjadi €442 juta (Rp 6,4 triliun) atau €10 juta lebih besar dari klub mana pun.

Tottenham Spurs dan Chelsea juga berada di posisi 10 besar dari hasil penjualan para pemainnya yakni dengan meraup keuntungan €73 juta dan €11 juta.

Studi yang dilakukan kelompok peneliti di Swiss, CIES Football Observatory, menganalisis transfer pemain dalam satu dekade dan memublikasi temuan mereka untuk mengungkap klub terbesar yang melakukan penjualan pemain.

Pendapatan Liverpool terutama berasal dari penjualan Suarez ke Barcelona sebesar £75 juta, penjualan Sterling (£49 juta) dan Fernando Torres (£50 juta). Sterling dijual ke Etihad musim lalu, sementara Torres keluar dari Stamford Bridge pada Januari 2011.

Sementara pendapatan Manchester United dari hasil penjualan pemain hanya €182 juta dan Arsenal (€187 juta) dan keduanya berada di peringkat 29 dan 28.

Padahal Arsenal selama ini terkenal sebagai klub yang kerap menjual pemain. Ternyata uang hasil penjualan pemain Arsenal itu dipakai untuk membangun Stadion Emirates. (bst)