Listrik Sederhana yang dihasilkan dari Buah dan Umbi

Listrik Sederhana yang dihasilkan dari Buah dan Umbi

Pelajaran Fisika ternyata sungguh menyenangkan. Ini dibuktikan oleh siswa SMP Putri Luqman Al Hakim Hidayatullah yang belajar secara sederhana membuat listrik dari buah dan umbi.

Guru pembimbing SPM Putri Luqman Al Hakim Hidayatullah Zahro mengatakan pihaknya ingin mengajak siswa didiknya untuk lebih berani melakukan percobaan berdasarkan teori yang ada.

“Dengan mengetahui kegunaan buah dan umbi selain sebagai sumber vitamin dan karbohidrat ternyata bisa untuk menjadi penghasil listrik,” kata Zahro, Rabu (3/12/2014).

“Sekaligus ini ujian praktek para siswi yang mengikuti mata pelajaran Fisika. Siswi kami ajak berani melakukan percobaan-percobaan sederhana, agar mereka berani mencoba sesuatu yang awalnya hanya sekedar teori belaka. Semoga kegiatan ujian praktek ini memberikan
bekal buat mereka, berani mencoba,” lanjutnya.

Dalam percobaan ini, para siswi menggunakan umbi Kentang. Mereka mencoba membuat listrik alternatif dengan menancapkan batang Tembaga dan Paku. Tembaga berfungsi sebagai
penghantar listrik Positif, dan Paku berfungsi sebagai penghantar
listrik Negatif.

Pada percobaan awal, Kentang ternyata tidak mampu memberikan listrik, karena beberapa lampu kecil yang ditempatkan pada satu diantara ujung kabel tidak menyala, sesaat setelah batang Tembaga dan Paku ditancapkan pada Kentang tersebut.

Tetapi tidak demikian dengan kelompok lainnya, lantaran dari Kentang yang berbeda, dengan cara yang sama, menancapkan Tembaga dan Paku, ternyata lampu kecil yang memang sudah disediakan langsung menyala meski tidak terlalu terang.

“Kemungkinan kadar air dalam Kentang yang memang cukup tinggi menjadikan Kentang tidak dapat menghasilkan atau menghantarkan listrik. Sehingga lampu tidak dapat menyala. Ini masih sementara, perlu pengkajian lebih mendalam tentunya,” ujar Salsabila salah satu diantara siswi SMP Putri Luqman al Hakim. (wh)