Lion Air Delay Delapan Jam, Penumpang Ngamuk dan Terlantar

lion air

Maskapai penerbangan nasional, Lion Air mengalami keterlambatan. Tak tanggung-tanggung, keterlambatan kali ini cukup parah karena berlangsung selama delapan jam, mulai Rabu (16/2)) sampai  Kamis (17/2/2015) kemarin. Akibatnya, ratusan penumpang jurusan Sumatera, terlantar di Bandara Soekarno Hatta. Sebagian, diinapkan di hotel terdekat.
Dari informasi yang dihimpun, delay disebabkan oleh masalah teknis pada beberapa unit pesawat Lion Air. Senior Manager Pelayanan Bandara Soekarno Hatta, Andika Nuryaman mengatakan, sejumlah penumpang pada penerbangan kemarin sempat diarahkan ke hotel bandara sebagai bagian dari kompensasi keterlambatan. “Untuk penumpang yang jurusan Jakarta – Jambi kemarin sempat dipindahkan ke hotel karena jam keterlambatan yang cukup parah. Baru teratasi pada Jum’at dini hari,” kata Andika.
Menurut Andika, parahnya delay yang terjadi kemarin hingga Kamis pukul 12.00 masih terasa dampaknya. Lima penerbangan yang mengalami delay sendiri adalah dua penerbangan menuju Palembang, Riau, Jambi, dan Kalimantan. “Banyaknya penerbangan yang delay sejak kemarin membuat penumpukan penumpang hingga siang ini belum teratasi. Masih terjadi,” katanya.
Direktur Pengembangan Bisnis Lion Group Daniel Putut di Jakarta, mengatakan, dari sejumlah pesawat yang mengalami gangguan, satu pesawat terkena bird strike di Semarang. “Info terkini satu pesawat terkena bird strike di Semarang,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, dua pesawat di Cengkareng terkena FOD (foreign object debris) atau rusaknya mesin karena benda asing yang masuk, serta tiga pesawat terdapat kerusakan teknis. “Jadi, total enam pesawat grounded (didaratkan) dan delay (keterlambatan) ada di mana-mana,” katanya.