Line Lakukan IPO di Jepang dan AS

Line  Lakukan IPO di Jepang dan AS
sumber foto: techinasia

Line Corp., operator aplikasi pengiriman pesan populer pada smartphone, tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) di Tokyo, Jepang. IPO diprediksi pertengahan tahun ini. Nantinya, perusahaan, juga bakal melantai di New York.

Dalam pasar aplikasi pengiriman pesan lewat telepon pintar, perusahaan asal Jepang itu bersaing dengan WhatsApp kepunyaan Facebook Inc. serta WeChat keluaran Tencent Holdings Ltd. April silam Line menyerahkan aplikasi lain untuk dapat melantai di Bursa Saham Tokyo. Penyerahan terjadi sesudah perusahaan memutuskan untuk tak melakukan IPO pada tahun lalu.

Line berpeluang menggelar IPO pada musim panas ini, bisa juga waktu berikutnya, demikian menurut sumber. Mereka memaparkan kalau Line ingin menghindari IPO pada saat yang sama dengan rencana melantai Japan Post Holdings Co., layanan pos milik Tpkyo. Japan Post merencanakan dua IPO besar pada musim gugur mendatang.

Bulan lalu Line melaporkan pendapatan aplikasinya naik sebesar 76 persen pada kuartal Januari hingga Maret terhadap periode yang sama tahun silam. Perusahaan mengaku kini memiliki 205 juta pengguna aktif bulanan. Sebanyak 123 juta di antaranya berasal dari empat negara dengan pangsa terbesar. Masing-masing adalah Jepang, Taiwan, Thailand serta Indonesia.

Sejumlah analis memperkirakan IPO Line berpotensi meraih valuasi sebesar 1 triliun yen. Mereka memprediksi Line akan melanjutkan rencana melantai di New York, meski bisnis perusahaan itu di Amerika Serikat tak sekuat di Jepang serta beberapa negara lain di Asia. (oke)