Lima Merak Jawa Hijau Dikembalikan ke BKSDA Jatim

 

Lima Merak Jawa Hijau Dikembalikan ke BKSDA Jatim

Lima burung Merak Jawa hijau (pavo muticus) terdiri dari satu jantan dan empat betina dikembalikan Unit Pidana Ekonomi (Pidek) Polrestabes Surabaya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jatim.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti mengatakan, penyerahan Merak Jawa tersebut atas pengembalian salah satu warga Surabaya yang tidak mau disebutkan namanya kepada pihaknya untuk diserahkan kepada yang berwenang. 

“Warga itu belinya Rp 2 juta per ekornya karena dirinya tidak tahu kalau merak itu dilindungi,” ujar Suparti kepada wartawan di Surabaya, Selasa (29/4/2014).

Dia lalu menceritakan, saat itu warga membeli merak dari seseorang di pasar hewan Banyuwangi. Karena dianggap menarik, mereka lalu membeli merak tersebut.

Setelah dirawat beberapa hari, diketahui bila Merak Jawa tersebut merupakan jenis hewan yang dilindungi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 7 tahun 1999 tentang sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Isianya, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan dan memelihara satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

“Akhirnya oleh pemilik diserahkan ke unit Tipidek Polrestabes Surabaya sebelum diserahkan ke BKSDA,” tandas Suparti.

Kasie Wilayah III BKSDA Jatim Wiwied Widodo mengatakan akan segera mengembalikan ke habitatnya di hutan Banyuwangi. Namun sebelumnya akan dipelihara dulu di penangkaran selama tiga bulan. “Agar dapat beradaptasi sebelum ke habitat aslinya,” pungkas Wiwied. (wh)