Lima Maskapai Ajukan Extra Flight

 

Lima Maskapai Ajukan Extra Flight

Sejumlah maskapai penerbangan nasional sudah ancang-ancang mengajukan extra flight (penerbangan tambahan) ke sejumlah rute domestik maupun internasional meski Lebaran kurang dua bulan lagi.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murdjatmojo mengatakan hingga awal Juni ini, sudah ada 5 maskapai penerbangan yang mengajukan penerbangan tambahan, yaitu Garuda, Lion Air, Sriwijaya Air, NAM Air dan AirAsia Indonesia.

“Oleh lima maskapai persebut jumlah rute yang diperebutkan sebanyak 28 rute dengan jumlah 62 frekuensi setiap harinya. Selama 16 hari penerbangan tambahan dari H-7 hingga H+7 terdapat 900 frekuensi tambahan. Dengan demikian, selama masa Lebaran itu ada 6.727 frekuensi atau tambahan sebanyak 15 persen,” katanya pada acara pressbackground untuk Forum Wartawan Perhubungan di Jakarta, Rabu (4/6/2014),

Djoko mengatakan, biasanya menjelang bulan puasa, bukan hanya maskapai dalam negeri yang minta penerbangan tambahan, tapi juga maskapai asing. Rute yang dipilih juga bukan hanya domestik tapi juga membidik rute-rute internasional.

Senior Manager Corporate Communication PT Sriwijaya Air Agus Soedjono dalam siaran persnya menjelaskan, mulai 24 Juli hingga 04 Agustus 2014, Sriwijaya Air menyiapkan 28.750 kursi tambahan ke 15 rute penerbangan. Penambahan penerbangan ini benar-benar disiapkan jauh hari, agar pelanggan juga dapat mempersiapkan rencana penerbangannya sebaik mungkin.

“Kami harapkan agar pelanggan dapat melakukan pembukuan secepat mungkin, agar hajatan pulang kampung setahun sekali ini dapat berjalan lancar dan tidak terganggu karena tidak mendapatkan tiket yang diinginkan,” tutur Agus Soedjono.

Sister company Sriwijaya Air, NAM Air juga turut menyediakan extra flight untuk dua rute penerbangan miliknya dalam rangka perayaan Idul Fitri 1435 H. Rute Pontianak–Jogjakarta PP dari satu kali menjadi dua kali sehari, Surabaya – Denpasar PP dari satu kali menjadi dua kali sehari. (wh)