Lima Laga Terbaik di Liga Inggris

 

Lima Laga Terbaik di Liga Inggris

Liga Inggris telah berakhir, Minggu (11/5/2014). Manchester City  keluar sebagai juara Liga,  menyisihkan Liverpool yang memberi perlawanan ketat hingga akhir musim. Sepanjang satu musim kompetisi, AFP mengabadikan lima pertandingan atau laga terbaik yang pernah berlangsung di tanah Inggris sepanjang musim ini.

Manchester City 6, Arsenal 3 (14 Desember)
Manchester City memesankan pesan yang sangat tegas kepada para penantang juara Liga Premier ketika menggebuk pemuncak klasemen saat itu Arsenal dengan enam gol. Gol pembuka Sergio Aguero disamakan Theo Walcott, namun Alvaro Negredo membuat City kembali memimpin, lalu diperlebar Fernandinho sebelum gol kedua Walcott terjadi. David Silva dan Fernandinho kemudian menciptakan dua gol City berikutnya sebelum sundulan Per Mertesacker mengubah kedudukan menjadi 5-3. Yaya Toure melengkapi kecemerlangan City yang membuktikan tuan rumah pantas menjadi juara liga dan ini menjadikan laga terbaik Liga Inggris musim ini.

Manchester United 0, Liverpool 3 (16 Maret)
Dua gol dari titik penalti oleh Steven Gerrard menegaskan kelayakan Liverpool menjadi juara sekaligus mengekspos runtuhnya imperium Old Trafford. Hanya 12 bulan sebelumnya kedua tim berselisih 29 poin, namun Liverpool yang tengah bangkit meledakkan United ketika Gerrard mencetak gol dari titik putih pada menit 34 dan 46 sebelum Nemanja Vidic diusir ke luar lapangan menyusul pelanggaran kedua di kotak penaltiwas yang kali ini tak berhasil dimaksimalkan Gerrard. Masih ada waktu bagi Luis Suarez untuk menciptakan gol pada menit 84 yang memperdalam penderitaan manajer United David Moyes yang dipecat sebulan kemudian.

Chelsea 6, Arsenal 0 (22 Maret)
Pertandingan ke-1.000 di bawah kepelatihan Wenger menjadi tak terlupakan bagi pelatih asal Prancis ini ketika timnya yang harus bermain dengan 10 orang dipermalukan The Blues. Arsenal sudah tertinggal dua gol dalam kurun tujuh menit, masing-masing dari Samuel Eto’o dan Andre Schurrle. Tendangan penalti Eden Hazard menyusul handball Alex Oxlade-Chamberlain yang membuat wasit Andre Marriner malah mengusir Kieran Gibbs karena salah mengenali pelaku pelanggaran. Oscar mencetak dua gol sebelum Mohamed Salah memperdalam derita The Gunners. Ini adalah kemenangan terbesar Jose Mourinho di Liga Premier sebagai manajer Chelsea yang sekaligus memupus harapan juara Arsenal.

Liverpool 3, Manchester City 2 (13 April)
Liverpool melakukan langkah besar untuk menuju juara Liga Utama Inggris dengan mengalahkan City dalam laga emosional beberapa hari sebelum peringatan 25 tahun Tragedi Hillsborough. The Reds sepertinya akan menyapu City lewat dua gol pembuka dari Raheem Sterling dan Martin Skrtel yang membuat pasukan Brendan Rodgers memimpin.  City, yang kehilangan Toure karena cedera, bangkit dengan David Silva dan bola memantul ke Glen Johnson mengubah keadaan seri 2-2.  Blunder Vincent Kompany pada 12 menit menjelang laga usai dimanfaatkan Philippe Coutinho untuk menciptakan gol penentu kemenangan Liverpool. Kendati Jordan Henderson dikartumerahkan Liverpool memelihara keunggulan ini sampai akhir pertandingan.

Crystal Palace 3, Liverpool 3 (5 Mei)
Liverpool kemasukkan tiga gol pada 11 menit terakhir di Crystal Palace sehingga striker Luis Suarez menangis di akhir pertandingan dan membuat manajer Brendan Rodgers menyerah dalam perburuan gelar juara liga. Gol pertama Joe Allen di liga untuk Liverpool, satu dari gol bunuh diri Damien Delaney dan satu gol Suarez menempatkan the Reds memimpin ketika para pendukung terus menyeru untuk lebih banyak lagi menciptakan gol demi mengatasi kalah selisih gol dari City.

Alih-alih, pertahanan rapuh the Reds tumbang oleh satu gol dari Delaney dan dua gol dari pemain pengganti Dwight Gayle. Liverpool memang naik ke peringkat atas klasemen namun City menyimpan satu pertandingan lebih yang krusial. Suarez yang menutup wajahnya dengan kausnya karena menangis mewakili semua gambaran bahwa nasib kejuaraan telah diputuskan di Eastlands (Manchester City). (ant/ram)