Lima Asupan Pencegah Osteoporosis

Lima Asupan Pencegah Osteroporosis
foto: glamcheck.com

Kurangnya kalsium serta bertambahnya usia menjadi faktor utama banyak orang menderita pengeroposan tulang yang kini lebih luas dikenal sebagai osteoporosis.

Penyakit ini juga sering dikenal dengan ‘penyakit diam’ karena berkembang tanpa gejala hingga terjadi patah tulang. Pada wanita, osteoporosis banyak terjadi ketika memasuki usia menopause.

Ketika seseorang menderita osteoporosis, mereka akan merasakan nyeri yang tak tertahankan. Nah, untuk mensiasatinya Anda dapat mencoba beberapa alternatif pengobatan di rumah untuk meringankan rasa nyeri pada sendi. Berikut kiat-kiatnya, seperti yang dilansir dari stylecraze.com:

Konsumsi wijen hitam
Biji wijen hitam kaya akan vitamun D. Wijen banyak digunakan dalam bentuk ramuan untuk meremajakan tulang. Untuk mengolahnya, Anda dapat menumbuk biji wijen dan mencampurnya dalam satu gelas susu.

Asupan kalsium
Konsumsi kalsium sangat penting untuk mencegah terjadinya osteoporosis dini. Selain susu, Anda dapat megonsumsi kacang almond. Salah satu keluarga kacang-kacangan ini dikenal sebagai bahan pangan yang memiliki asupan tinggi kalsium.

Pisang
Untuk mendapatkan tulang yang kuat jangan lewatkan konsumsi buah pisang. Penelitian menunjukkan bahwa pinggul dan tulang belakang wanita akan lebih kuat jika mereka rutin mengonsumsi kalium, salah satunya bisa diperoleh dari konsumsi pisang.

Kemangi
Daun kemangi dan keluarga basil lain juga sangat baik meredakan nyeri. Anda bisa menambahkan dalam lalapan atau masakan apapun setiap hari. Atau, jika Anda punya tanaman basil, Anda juga bisa menyeduhnya sebagai teh dan diminum setiap tiga kali sehari.

Kecambah
Kecambah memiliki vitamin K yang baik. Untuk menjaga kepadatan tulang, kebutuhan vitamin K di tubuh harus terpenuhi. Dengan mengonsumsi kecambah, Anda dapat mencegah Oesteoporosis. (vva/ram)