Liku-Liku PMK Surabaya Padamkam Api di Permukiman Padat

Liku-Liku PMK Surabaya Padamkam Api di Pemukiman Padat

Kebakaran rumah di di Jalan Srengganan I-II terbakar, Rabu (13/7/2016) dinihari. foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Sedikitnya 25 rumah yang berada di Jalan Srengganan I-II terbakar pada Rabu (13/7/2016) sejak pukul 01.10 dini hari. Diperlukan 21 mobil PMK Surabaya untuk menjinakkan api tersebut. Api sendiri baru berhasil dipadamkan pukul 2.45 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Chandra Oratmangun mengatakan pihaknya mendatangi lokasi kebakaran pada pukul 1.15 WIB dinihari.

“Kurang lebih enam menit petugas kami sudah di lokasi berusaha memadamkan api. Beruntung tidak ada korban jiwa namun ada satu petugas dari Bakesbanglinmas yang sempat pingsan karena tertimpa genting rumah yang terbakar,” jelas Chandra Oratmangun kepada enciety.co, Rabu (13/7/2016).

Sayangnya, kecepatan kedatangan puluhan mobil PMK Surabaya tersebut ke lokasi terhalang oleh lingkungan rumah-rumah petak yang terbakar. Mobil-mobil PMK Surabaya tidak bisa menjangkau ke dalam karena jalan yang sempit.

Liku-Liku PMK Surabaya Padamkam Api di Pemukiman Padat
Kepala Dinas PMK Surabaya Candra Oratmangun membantu korban yang pingsan. foto:sandhi nurhartanto/encety.co

Bahkan karena sempitnya jalan, satu mobil PMK Surabaya sempat terperosok ke dalam parit dan satunya dipukul oleh warga sekitar agar mobil tersebut bisa masuk ke dalam.

“Satu mobil harus penyok karena warga berusaha mengecilkan mobil dengan jalan memenyokkan damkar. Dan sekarang rusak itu mobil kami,” tuturnya.

Menurut Candra, dari hasil keterangan saksi didapat keterangan bahwa api berasal dari lantai dua rumah milik warga yang bernama mbah Jo (76) yang diduga akibat korsleting listrik. Pemilik rumah sendiri tidak mengetahui bila rumahya terbakar hingga didobrak oleh warga.

Ia berharap agar warga senantiasa perduli dengan keadaan rumahnya dengan jalan mengecek semua aliran listrik baik itu dari kabel maupun colokan listrik. Juga penggunaan kompor agar diperhatikan.

“Senantiasa wasapada dan peduli karena kebakaran bisa menimpa siapa saja. Kalau lihat di lokasi Srenggana, masyarakat kurang bijak menggunakan listrik karena rumah semi permanent dan listriknya tidak diperhatikan. Sebaiknya 10 tahun harus diperiksa instalasinya. Dugaan sementara arus pendek,” ucapnya.

Untuk membantu warga yang terkena Srenggana yang terkena musibah kebakaran, tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) kota Surabaya sudah berada di lokasi kejadian sejak tadi pagi guna mendirikan posko bantuan.

Tim yang terdiri dari Bakesbanglinmas, Bapemas, PMK Surabaya, Dinkes Surabaya dan PMI ini membantu warga dengan mengirimkan bantuan baju layak pakai dan makanan serta pemeriksaan kesehatan. (wh)