Lenovo Ambil Alih Usaha Server IBM

Lenovo Ambil Alih Usaha Server IBM

Bendera Lenovo Group Ltd. tengah berkibar, menyusul kesepakatannya membeli unit usaha server milik International Business Machines Corp. (IBM). Negosiasi dua perusahaan ini telah mengesampingkan penawaran dari Fujitsu Ltd.

Fujitsu menyatakan keinginannya untuk membayar lebih banyak dari nilai US$2,3 miliar yang ditawarkan Lenovo, meski perusahaan itu belum siap untuk menyampaikan penawarannya, menurut sumber yang tidak mau disebutkan namany.

Sedangkan Dell Inc., yang dinilai menjadi penawar berpotensi ketiga, tidak pernah serius untuk mengajukan penawaran, menurut sumber itu.

IBM, menjual divisi server di tengah menurunnya permintaan untuk perangkat keras komputer, ingin menyelesaikan transaksi itu secepatnya, dari pada menunggu  Fujitsu untuk menyelesaikan pengkajiannya, menurut sumber itu.

Mengulur waktu untuk mendapatkan harga yang lebih baik bisa menjadi bencana, terutama karena hal itu akan menggangu kinerja IBM, ujar Laurence Balter, chief market strategist pada Oracle Investment Research sebagaimana dikutip Bloomberg, Jumat (24/1/2014).

“Semakin lama mereka menunggu semakin sulit untuk mendapatkan unit usaha itu,” ujar Balter. Menurutnya, semakin banyak pintu yang diketuk semakin murah harga yang akan didapatkan.

Lenovo selama ini dikenal sebagai jawara dunia pembuat PC (personal computer). Lenovo Group Limited, sebelumnya dikenal dengan nama Legend Group, adalah produsen PC terbesar di Republik Rakyat Cina. Pada 2004, Lenovo adalah produsen PC terbesar kedelapan di dunia.

Lenovo juga menjual server, komputer genggam, perangkat pencitraan, dan telepon genggam. Selain itu, Lenovo juga menyediakan integrasi teknologi informasi dan jasa dukungan kepadanya.

Pada Desember 2004, Lenovo mengumumkan keinginannya untuk mengambil alih divisi PC IBM, perusahaan Amerika Serikat yang pernah mempunyai monopoli dalam pasar PC. Pengambilalihan ini diharapkan akan membuat Lenovo dapat mengembangkan sayapnya di Barat agar dapat menjadi produsen PC terbesar ketiga di dunia. (bh)