Leicester Torehkan Sejarah, Juara Liga Inggris

Leicester City players celebrate after Riyad Mahrez scores his side's second goal during the Barclays Premier League match at The King Power Stadium, Leicester. PRESS ASSOCIATION Photo. Picture date: Monday December 14, 2015. See PA story SOCCER Leicester. Photo credit should read: Simon Cooper/PA Wire. RESTRICTIONS: EDITORIAL USE ONLY No use with unauthorised audio, video, data, fixture lists, club/league logos or "live" services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications.

 

Sama sekali tak diperhitungkan di awal musim, klub Leicester City justru mencetak sejarah di pentas Liga Inggris.  Tim besutan Claudio Ranieri ini merengkuh gelar juara Liga Inggris. Ini gelar juara pertama kalinya sejak klub berdiri pada 1884.  Kepastian itu didapat setelah rival terdekatnya, Tottenham Hotspur  bermain imbang 2-2 kontra Chelsea, Selasa (3/5) dinihari WIB.

Hasil ini membuat Tottenham hanya mampu menambah satu poin tambahan. Dengan koleksi 70 poin dan dua pertandingan sisa, pasukan Mauricio Pochettino ini tak mungkin lagi mengejar perolehan Leicester City yang sudah mengumpulkan 77 poin.

Tottenham membuka asa mereka untuk memperpanjang napas dalam perburuan gelar Premier League lewat gol Harry Kane pada menit ke-35. Jebolnya gawang Chelsea berawal dari umpan Christian Eriksen kepada Erik Lamela. Pemain asal Argentina itu kemudian menyodorkan bola kepada Kane.

Striker Tim Nasional Inggis ini kemudian berhasil lepas dari jebakan offside dan dengan tenang memperdaya kiper Asmir Begovic sebelum menceploskan bola ke gawang. Kendurnya pertahanan Chelsea menjadi biang dari kebobolan ini.

Satu menit menjelang babak pertama usai, Tottenham menambah keunggulan melalui aksi pemain asal Korea Selatan Son Heung-Min. Berawal dari kesalahan bek Chelsea, Branislav Ivanovic, Kane lantas memberikan bola kepada Eriksen. Pemain asal Denmark ini lantas mengumpankan bola kepada Son yang kemudian menjebol gawang tuan rumah dengan kaki kanan.

Di pengujung babak pertama terjadi kericuhan antarpemain kedua tim dipicu pertengkaran antara gelandang Chelsea, Willian dengan Danny Rose. Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino sampai masuk ke arena untuk melerai.

Gelandang tim tamu, Mousa Dembele terlihat mengarahkan tangan kanannya ke mata striker Chelsea, Diego Costa. Namun wasit tak melihat dan pemain Belgia ini bebas dari hukuman. Skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan sampai babak pertama usai.

Pada babak kedua Chelsea ternyata mampu bangkit. Mereka memperkecil selisih melalui tandukan bek Gary Cahill menyambut umpan dari sepak pojok yang dikirim Willian.

Chelsea akhirnya menghabisi asa Tottenham untuk memperpanjang persaingan menjadi juara Premier League melalui gol yang dicetak Eden Hazard pada menit ke-83. Hazard menjadi awal dari gol ini dengan membawa bola dan memberikannya kepada Costa.

Pemain Spanyol kelahiran Brasil ini lantas kembali menyodorkan bola kepada Hazard. Tanpa banyak aksi, Hazard lantas menyambut bola dengan tendangan first time yang melengkung ke pojok atas. Skor pun berubah menjadi 2-2 dan bertahan sampai laga usai. Gol inilah yang mengantar Leicester menumbangkan prediksi semua orang di awal musim dengan menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya sepanjang 132 tahun usia klub yang bermarkas di Stadion King Power ini. (sporting)

Susunan pemain:

Chelsea: 1. Asmir Begovic, 2. Branislav Ivanovic, 24. Gary Cahill, 26. John Terry, 28. Cesar Azpilicueta; 12. John Obi Mikel, 21. Nemanja Matic (8. Oscar 77); 22. Willian, 4. Cesc Fabregas, 17. Pedro (10. Eden Hazard 46); 19. Diego Costa.

Tottenham Hotspur: 1. Hugo Lloris; 2. Kyle Walker, 4. Toby Alderweireld (22. Nacer Chadli 90), 5. Jan Vertonghen, 3. Danny Rose (33. Ben Davies 81); 15. Eric Dier, 19. Mousa Dembele; 7. Son Heung-Min (8. Ryan Mason 64), 23. Christian Eriksen, 11. Erik Lamela; 10. Harry Kane.