Lebaran, Stok Darah PMI Surabaya Mulai Normal

 

Lebaran, Stok Darah PMI Surabaya Mulai Normal

Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya menyatakan stok darah memasuki arus mudik H+8 saat ini dalam kondisi aman. Artinya, stok darah sudah mencapai 300 kantong.

Humas UTDC PMI Kota Surabaya, Agung Trijutanto, di Surabaya, Senin (4/8/2014) mengatakan, stok darah di UTDC PMI Surabaya dalam kondisi normal sudah berlangsung mulai H+2 kemarin hingga sekarang ini. Hal itu dikarenakan, banyak pendonor tetap sudah kembali ke Surabaya, yang sebelumnya mudik.

“Untuk menarik minat pendonor baru maupun pendonor tetap, mulai awal puasa hingga saat ini kami memberikan paket sembako, khususnya yang mendonorkan darah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, paket sembako itu disediakan panitia mencapai ribuan. Bahkan, stok darah dalam kondisi normal yang mencapai 300 kantong, PMI Surabaya tentunya sudah menyediakan jumlah paket sembako sebanyak 300 paket.

“Paket sembako ini juga disediakan bagi pendonor yang mendonorkan darahnya di Taman Bungkul. Berapapun jumlah pendonor, kami siap menyediakan paket sembako,” tuturnya.

Paket sembako itu, kata Agung, terdiri dari 1 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, 5 biji mie goreng. “Ketersedian paket sembako ini, kami tidak bisa memberikan batas waktu. Pokoknya, paket sembako terus diberikan sampai stoknya habis,” terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun UTDC PMI Surabaya, saat ini stok darah untuk darah jenis whole blood golongan a 68, gol b 77, gol ab 12, gol o 116, jenis PRC gol a 67, gol b 164, gol ab 65, gol o 46, jenis trombosit gol a 46, gol b 17, gol ab 13, gol o 50. Dia menuturkan, dari keseluruhan permintaan kantong darah itu, terbanyak yang lebih dibutuhkan adalah jenis darah PRC sekitar 50 persen, trombosit 40 persen dan sisanya 10 untuk jenis darah WB.

“Kebanyakan RS di Surabaya yang mengajukan permohonan permintaan darah. Untuk biayanya, dikenakan Rp 200 ribu perkantong pemerintah dan Rp 300 perkantong swasta,” paparnya. (ram)