Layanan Terintegrasi Serentak di 31 Kecamatan Se-Surabaya

Layanan Terintegrasi Serentak di 31 Kecamatan Se-Surabaya

Warga Surabaya memanfaatkan layanan terintegrasi. foto:ist

Demi mendekatkan pelayanan kepada warga, Pemkot Surabaya membuka Bakti Sosial Layanan Terintegrasi di Jalan Setro Gang 2 RW 05, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Sabtu (25/6/2022). Pelayanan ini juga digelar serentak di 31 kecamatan se Kota Surabaya.

Dalam acara tersebut, ada 45 pelayanan dari 18 Perangkat Daerah (PD) yang disediakan. Makanya, dalam acara tersebut berjejer berbagai pelayanan yang ada di Pemkot Surabaya. Warga pun sejak pagi juga sudah memanfaatkan berbagai pelayanan itu, karena lebih dekat dengan rumah mereka masing-masing.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan Bakti Sosial Layanan Terintegrasi ini sengaja digelar untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kota kepada warga, baik itu pelayanan kesehatan, perizinan, hingga pelayanan publik lainnya. Makanya, ketika warga tidak punya waktu untuk mengurus pelayanan di hari aktif karena bekerja, maka mereka bisa memanfaatkan acara ini karena sudah dekat dengan rumahnya.

“Acara semacam ini sudah kita mulai pada HJKS (Hari Jadi Kota Surabaya) pada Mei lalu, dan ini terus kita lanjutkan. Jadi, momen HJKS itu menjadi titik awal program ini, dan pelayanan terintegrasi ini akan terus kami lanjutkan setiap bulan sekali,” kata Eri.

Selain itu, kata dia, demi mendekatkan jajaran pemkot kepada warga dan demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga, maka mulai Jumat ini para camat dan lurah diperintahkan untuk bertemu warga secara langsung di kantornya masing-masing.

“Jadi, warga yang ingin ketemu langsung dengan Kepala PD, camat, dan juga lurah, bisa langsung datang ke kantor mereka masing-masing, pasti mereka di kantornya. Bahkan, setiap hari Sabtu saya membuka pintu Balai Kota Surabaya untuk menerima aduan dari warga,” ujarnya.

Melalui berbagai cara ini, ia berharap jajaran Pemkot Surabaya bisa semakin dekat dengan warganya. Kedekatan itulah yang sebenarnya dibutuhkan untuk membangun Kota Surabaya. Sebab, bagaimana pun juga, pemkot tidak bisa bekerja sendirian dan harus dibantu oleh warga.

“Semoga acara ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga Surabaya, khususnya di Kelurahan Gading. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini dicatat sebagai amal jariyah kita kelak,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina memastikan bahwa dalam acara ini melibatkan 18 PD di Kota Surabaya, sehingga ada 45 pelayanan yang disediakan. Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap masyarakat bisa semakin mudah untuk menerima pelayanan, sehingga tidak hanya dilakukan di jam-jam kerja, tapi juga bisa dilakukan pada akhir pekan.

“Sasaran kegiatan baksos terintegrasi ini adalah masyarakat umum dengan target 500 peserta setiap lokasi perkecamatan,” pungkasnya. (wh)