Lawan Ghana, Jerman Tanpa Mats Hummels

 

Lawan Ghana, Jerman Tanpa Mats Hummels

Minggu (22/6/2014) dinihari  WIB, Jerman bakal  bentrok kontra  Ghana. Pertandingan ini bakal  disiarkan langsung TV One  mulai pukul 02.00 WIB.  Bagi Jerman, kemenangan dipertandingan ini bakal memastikan langkah lolos dari fase grup.  Sementara bagi Ghana, kemenangan atau setidaknya satu poin menjadi sangat penting setelah kekalahan 2-1 dari AS di pertandingan pertama. Ini yang menjadikan pertandingan diprediksi berlangsung sengit.

Tim panser menang meyakinkan atas tim keempat terbaik Eropa, Portugal, 4-0 di pertandingan pertama. Skor serupa pernah dituai Jerman empat tahun lalu di Piala Dunia Afrika Selatan. Namun mereka kalah 1-0 di pertandingan kedua saat melawan Serbia.

“Pertandingan kedua empat tahun lalu adalah peringatan bagi kami. Waktu itu kami memulai pertandingan dengan baik namun kalah. kami harus lebih serius sekarang,” ujar bek Jerman Per Mertesacker.

Empat tahun lalu pula, Jerman dan Ghana berada di grup yang sama. Jerman mengalahkan Ghana 1-0 dalam pertandingan penentuan tetapi pada akhirnya keduanya lolos.

Melawan Ghana, Jerman kemungkinan besar tidak diperkuat oleh bek andalan mereka Mats Hummels. Hummels, yang mencetak gol saat melawan Portugal, mengalami cedera paha. Hummels mengatakan cederanya tidak parah, namun membutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan diri. “Sangat disayangkan Hummels cedera, padahal kami sudah mulai kompak,” kata Mertesacker.

Dengan cederanya Hummels, pelatih Jerman Joachim Loew tampaknya akan mengubah formasi. Phillip Lahm yang dimainkan sebagai gelandang bertahan kemungkinan akan dikembalikan ke bek kanan, sementara Jerome Boateng akan menjadi bek tengah bersama Mertesacker. Bastian Schweinsteiger kemungkinan mengisi posisi gelandang bertahan.

Pertandingan Jerman melawan Ghana juga akan menampilkan persaingan saudara –bek Jerman Jerome Boateng vs gelandang serang Ghana Kevin-Prince Boateng–. “Ghana adalah tim yang sangat mengandalkan fisik, Mereka akan mencoba membuat kami lelah. Mereka adalah tim yang berbahaya. Oleh karena itu, kami harus bermain cerdik dan bertahan dengan baik, terlebih lagi karena cuaca panas,” kata Mertesacker.

Kevin-Prince, yang bermain untuk Schalke, mengatakan bahwa Ghana akan tampil habis-habisan melawan Jerman. “Tim yang lebih ngotot yang akan menang, dan kami akan habis-habisan melawan Jerman,” kata dia.

Sementara itu, kapten Ghana Asamoah Gyan mengajak rekan-rekannya menghapus ketegangan saat melawan Jerman nanti. “Kami harus duduk, mempelajari kesalahan dan bekerja keras. Kami harus fokus kembali dan tidak tegang. Pertandingan nanti akan sulit, tapi kami harus bekerjasama. Sepakbola adalah permainan penuh kejutan,” kata Gyan.

Ghana berhasil mencapai babak perempat final di Piala Dunia 2010, namun kejuaraan kali ini lebih sulit. Tim-tim Afrika dihantui masalah bonus dan persiapan seperti dialami timnas Kamerun dan Nigeria. Ghana sendiri dikabarkan menghadapi masalah disiplin.

Ofisial tim Ghana membantah rumor bahwa pemain Ghana”memberontak” terhadap pelatih Kwesi Appiah setelah tampil buruk saat melawan AS.

Gelandang Michael Essien, yang menderita cedera saat melawan AS, dikabarkan sudah kembali berlatih.  Jerman lebih diunggulkan dalam pertandingan kali ini. Meski demikian, tidak seperti Portugal, Ghana akan membuat Jerman bekerja keras dan berjuang untuk tiap kepemilikan bola. (bst/ram)