Laris, Tunggu Tiga Bulan Baru Dapat Karimun Wagon R

Laris, Tunggu Tiga Bulan Baru Dapat Karimun Wagon R

 

Dibangunnya pabrik baru di Cikarang, Jawa Barat, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap bisa mengurangi angka inden mereka, tahun ini. Managing Director SIS, Seiji Itayama, mengakui, kapasitas produksi mereka saat ini belum mampu mengimbangi pesanan yang tinggi dari pasar.

“Kapasitas produksi pabrik utama kami yang di Bekasi sekitar 200.000 unit per tahun. Untuk pabrik baru kami yang di Cikarang nanti bisa menambah kapasitas produksi sebanyak 100.000 per tahun,” ujar Seiji saat pembukaan showroom baru United Motor Center (main dealer Suzuki di Jatim), Jl Mayjen Sungkono Surabaya, Jumat (21/2/2014).

Pabrik baru yang ada di Cikarang, kata Seiji, baru bisa berproduksi pada 2015. Ia menyatakan, pabrik tersebut digunakan khusus untuk memproduksi Suzuki Ertiga. Ertiga punya pasar sangat baik, dibandingkan varian Suzuki lainnya.

Sementara Presiden Direktur PT UMC, Michael Mardamus mengakui, pihaknya tak bisa berbuat banyak dengan tingginya angka inden yang ada. Ia mengatakan, pihaknya hanya menunggu kiriman stok dari Suzuki Indomobil.

“Yang paling banyak peminatnya sebenarnya Karimun Wagon R. Tapi, itu bukan berarti penjualan yang terbanyak. Ini karena dari yang inden, banyak juga yang batal. Salah satunya ya karena tidak mau menunggu lama,” terang Michael. Ia menambahkan, untuk Wagon R, calon pembeli harus menunggu tiga bulan. Ini lebih lama dari Ertiga, yang masa indennya berkisar satu bulanan.

Kini setiap bulan stok Karimun Wagon R untuk Jatim sebanyak 200 unit setiap bulan. Sementara, angka inden sudah menumpuk 600 orang.

Jatim sendiri berkontribusi sebesar sepuluh persen terhadap pasar nasional Suzuki. Dari data yang disampaikan Seiji, Suzuki Indomobil menjual 1,37 juta unit secara nasional pada tahun lalu. Ini berarti, sekitar 13.000 unit terserap oleh pasar Jatim.

“Jatim adalah pasar penting buat Suzuki. Di sini, tahun lalu, penjualan kami tumbuh sebesar 27 persen. Market share sebesar 12 persen,” ujar Seiji. Ia lalu menyebutkan, tahun ini kontribusi penjualan terbesar pihaknya masih akan ke Karimun Wagon R, Ertiga, dan pikap. Sementara itu, showroom baru UMC yang diresmikan kemarin, merupakan showroom ke-5 di Surabaya. Michael mengatakan, showroom Mayjen Sungkono yang dilengkapi dengan layanan salesservice, dan spareparts ini, akan menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di Surabaya Barat.

“Sebetulnya sebelumnya Surabaya Barat sudah ada di HR Muhammad. Tapi kami rasa masih terlalu kecil,” kata Michael.

UMC Jatim juga akan memperluas sayap penjualan mereka dengan membuka dua showroom lagi. Yakni terletak di Pamekasan Madura, dan Batu. Adanya showroom di sana, menggambarkan betapa pentingnya peran kedua daerah itu untuk mendongkrak kinerja penjualan Suzuki.(wh)