Lagi, Surabaya Terima IRSA Award

Lagi, Surabaya Terima IRSA Award

Plt Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat saat menerima penghargaan IRSA Award 2016. foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya menerima penghargaan Indonesia Road Safety Award untuk kedua kalinya. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tersebut berlangsung di hotel JW Marriot Mega Kuningan Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Selain Kota Surabaya, terdapat 17 kota dan kabupaten lain yang melaju menjadi finalis dalam IRSA 2016 ini yaitu Kota Bogor, Jakarta Pusat, Semarang, Surabaya, Tangerang Selatan, Balikpapan, Denpasar,  Jambi, Padang. Kabupaten  Bandung, Cirebon, Jepara, Tangerang, Bangka, Gunung Kidul, Pekalongan, Pinrang.

“Alhamdulillah, kami menerima IRSA Award dua kali berturut-turut setelah tahun 2015 lalu kami juga mendapatkannya,” tegas Plt Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat kepada enciety.co.

IRSA sendiri merupakan program penghargaan terhadap kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan program-program keselamatan di jalan raya. Semangat dari program IRSA adalah untuk memberikan dukungan kepada pemerintah Kabupaten dan Kota agar terus bekerja keras menerapkan pilar-pilar road safety di lingkungan pemerintahannya.

Irvan melanjutkan, pihaknya memberikan paparan mengenai implementasi keselamatan berlalu lintas di Kota Surabaya berdasarkan 5 pilar.  Ke lima pilar tersebut adalah manajemen keselamatan jalan (road safety management), infrastruktur (infrastructure/safer road), kendaraan yang lebih menjamin keselamatan (safer vehicle), perilaku pengguna jalan (road users behaviour), penanganan pasca kecelakaan (post crash care).

Selain itu, dijelaskan pula rencana implementasi rencana angkutan umum masal di Kota Surabaya. Kedepannya, kami tetap menurunkan angka fasilitas kecelakaan dan meningkatkan respon time penanganan kecelakaan.

“Juga pembatasan kecepatan juga akan diberlakukan oleh Dishub Surabaya guna mencegah kecelakaan lalu lintas, memperbanyak prasarana seperti trotoar, penerangan jalan umum dan rambu serta marka juga pembinaan keselamatan pada pelajar dan kampung,” paparnya. (wh)