Laba Samsung Tergerus 40 Persen

samsung edge

Samsung Electronics Co Ltd dalam pernyataan tertulis melaporkan laba bersih Samsung sejak Oktober hingga Desember 2015 hanya mencapai 3,22 triliun won atau setara USD 2,7 miliar. Perolehan angka itu di bawah perkiraan analis dan jumlah itu menunjukkan penurunan sebesar 39,7 persen dari tahun lalu.

Namun laba usaha naik 16,1 persen  year-on-year (yoy) menjadi 6,1 triliun won, sejalan dengan perkiraan sebelumnya. Samsung menyatakan 2016 akan memberikan tantangan lebih lanjut untuk mempertahankan laba karena lingkungan bisnis yang sulit dan perlambatan permintaan di bidang teknologi informasi (TI).

Penurunan laba Samsung pada kuartal IV dipengaruhi perlambatan ekonomi global, termasuk akibat kemerosotan harga minyak mentah. Sisi komponen terpengaruh oleh harga chip DRAM dan panel LCD yang lemah akibat keseluruhan permintaan di pasar TI dan komputer pribadi (PC) lesu.

Sementara itu, bisnis semikonduktor Samsung sejak akhir 2014 sudah membantu mengimbangi kemerosotan laba di unit mobile. Akan tetapi, permintaan handset dan komputer yang lesu di seluruh dunia telah mengerek turun harga chip memori sehingga menekan margin di unit semikonduktor – yang mencatatkan penurunan pertama terhadap laba operasi kuartalan dalam sekitar dua tahun. “Penguatan won Korea dibandingkan mata-mata uang utama membuat dampak positif valas pada kuartal tiga berubah negatif dari kisaran 400 miliar won pada periode Oktober-Desember,” bunyi pernyataan Samsung. (bst)