Kunjungi Kriya Daun, Bu Nyai Jatim Ikuti Proses Pemanfaatan Limbah

Kunjungi Kriya Daun, Bu Nyai Jatim Ikuti Proses Pemanfaatan Limbah

foto:ist

Bekal ketrampilan diterima para Bu Nyai dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Jawa Timur. Kunjungan selama dua hari di Surabaya benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

Minggu (15/9/2019), mereka mengunjungi Bengkel Kriya Daun 999 di Jalan Ngagel Mulyo XV Surabaya. Mengikuti pelatihan pemanfaatan limbah daun menjadi produk bernilai tinggi.

Nanik Heri, owner Bengkel Kriya Daun 9996, menjelaskan cara mengolah limbah daun. Beberapa produk yang dicontohkan adalah tempat tisu dan aneka home decoration.“Ini semua sudah dijual dan dipesan. Silakan mencoba,” cetus Nanik yang juga koodinator mentor Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya.

Nanik lalu menceritakan pengalamannya merintis usaha selama puluhan tahun. Menurutnya, untuk memulai bisa dilakukan dari hal-hal yang sederhana dengan memanfaatkan bahan-bahan dari sekitar.

Nanik menuturkan, produk berkualitas dapat dibuat dari bahan-bahan limbah. Hal itu awalnuya tidak diyakini. Namun setelah ada sentuhan seni dan laku dijual, usahanya sekarang berkembang.

“Memulai usaha yang terpenting harus punya produk dulu. Produk bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada. Siapa sangka, produk yang saya jual sampai keluar negeri. Ini berasal dari sampah daun di sekitar rumah saya. Ya Alhamdulillah, memang semua dari Tuhan,” tutur ibu tiga orang anak ini.

Kunjungi Kriya Daun, Bu Nyai Jatim Ikuti Proses Pemanfaatan Limbah
foto:ist

Nanik menambahkan, setelah mampu membuat produk yang harus adalah memikirkan strategi pemasarannya. Pemasaran bisa dilakukan dengan dua cara, offline atau menjual di gerai-gerai. Bisa juga online dengan memanfataakan media sosial dan marketplace.

“Saran saya, lakukan kedua-duanya. Ilmu dan strategi usaha ini sudah dilakukan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi. Alhamdulillah, banyak yang telah mendapatkan hasilnya,” kata Nanik.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan 150 Bu Nyai dari RMI Jawa Timur untuk mengikuti pelatihan di Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya. Selain di Amaopi, mereka juga melihat dapur produksi Diah Cookies, Kriya Daun, dan mengikuti seminar digital marketing di Kaza City Mall. (wh)