Kunjungan Raja Salman Kerek Ekonomi Nasional Tumbuh 0,5 Persen

Kunjungan Raja Salman Kerek Ekonomi Nasional Tumbuh 0,5 Persen

Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult

Banyak hal positif yang didapatkan saat kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia selama beberapa hari. Diantara hal positif yang dapat diambil adalah peningkatan perekonomian Indonesia pada tahun 2017 ini. Selama kunjungannya di Indonesia, tercatat, kurang lebih ada sebelas MOU bentuk kerjasama bilateral yang dilakukan oleh Indonesia dan Arab Saudi. Dari berbagai MOU tersebut diperkirakan membawa investasi yang tidak tanggung-tanggung, jumlahnya diperkirakan mencapai USD 25 Miliar.

Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult menjelaskan, pasca kunjungan Raja Arab Saudi yang membawa nilai investasi yang jumlahnya mencapai miliaran Dolar tersebut bakal mengerek perekonomian negara Indonesia secara berantai.

Kata dia, dengan masuknya uang investasi tersebut, pada tahun pertama atau sepanjang tahun 2017 ini, ekonomi kita dapat tumbuh sekitar 0,5 persen. “Namun pada tahun kedua dan ketiga angkanya dapat meningkat hingga lebih dari 1,5 persen. Dari jumlah tersebut, perekonomian Provinsi Jawa Timur dapat tumbuh mencapai 7 sampai dengan 7,5 persen,” urai Kresnayana, Sabtu (4/2/2017).

Seiring dengan kunjungan Raja Arab Saudi dan investasi yang dibawa olehnya, Kresnayana menjelaskan, jika ada beberapa sektor perekonomian dalam negeri yang dapat berkembang. Diantaranya, yang paling berkembang adalah sektor migas.

“Jika kerjasama dan investasi tersebut dapat berjalan lancar, nantinya suplay minyak mentah ke dalam negeri tidak lagi perlu terhadang oleh berbagai pelantara. Hal tersebut secara otomatis dapat mengurangi resiko kekurangan minyak yang saat ini telah menghantui negara kita,” tegas Kresnayana yang juga merupakan pakar Statistika ITS Surabaya itu.