KRI Bung Tomo-357 Pimpin Latihan Maritime Task Force Unifil Lebanon

KRI Bung Tomo-357 Pimpin Latihan Maritime Task Force Unifil Lebanon

latgab-kri-bung-tomo-2

Dentuman meriam kaliber 12,7 mm sampai dengan meriam kaliber besar menghentak dari laras meriam masing-masing kapal secara bertubi tubi, asap hitam membumbung dengan aroma mesiu yang begitu menyengat.

Deru suara Garuda Helly NV-414 yang dikendalikan secara bergantian oleh Kapten Laut (P) Wahyu dan Kapten Laut (P) Sutrisno berseliweran diangkasa Area of Maritime Operation (AMO).
Kerjasama dan profesionalisme yang tinggi sangat diuji pada saat itu, helly NV 414 harus melaksanakan Hot Refuel sebanyak tiga kali untuk mendukung seluruh latihan dengan alokasi waktu yang sangat singkat tidak lebih dari 10 menit dari mulai landing sampai take off dan melakukan pengisian bahan bakar ulang dalam keadaan engine operasional.

Disiplin, kecepatan, kecermatan dan ketelitian serta kerjasama antara Tim Helideck Party yang dipimpin Mayor Laut (S) Nelson selaku Flight Deck Officer (FDO) dan Helly Crews sangat menentukan keselamatan dan kelancaran tugas.

Pada akhir latihan Force Commander UNIFIL Major General Luciano Portolano menyampaikan Bravo Zulu atas pelaksanaan latihan dan pihaknya bangga dapat menyaksikan secara langsung seluruh rangkaian latihan. Dalam amanat singkatnya yang disampaikan melalui jaring radio komunikasi antar kapal, menyampaikan : Kalian semua telah banyak mendukung UNIFIL sesuai dengan amanat resolusi dewan keamanan PBB No. 1701, saya mendoakan yang terbaik pada tugas yang dilaksanakan sekarang dan dimasa yang akan datang, berharap bertemu dengan kalian semua baik di Area of Maritime Operation (AMO) maupun di Area of Operation (AO).
Dansatgas Maritim TNI menyampaikan evaluasi tempur selesai latihan dihadapan seluruh Prajurit Satgas Maritim TNI Konga XXVIII H Unifil Lebanon. “Kami wajib bersyukur ditunjuk untuk memimpin latihan ini, suatu kepercayaan yang besar terhadap profesionalitas kita, momentum tersebut sebagai salah satu keberhasilan yang kita laksanakan dimana terbangunnya percaya diri sejajar dengan Angkatan Laut modern lainnya,” kata Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T.

Menurutnya, keberhasilan misi diplomasi Angkatan Laut yang dilaksanakan untuk membangun mind set bangsa lain terhadap negara Indonesia. “Kita patut berbangga namun tetap kita tunjukan kesantunan kita. Berbagai medali penghargaan yang tersemat di dada kita saat ini dari berbagai negara maupun PBB jangan membuat kita puas, tetaplah sesuai jati diri kita sebagai prajurit TNI yang Handap Asor, tidak menunjukan kesombongan, justru dengan demikian orang lain akan semakin menghormati dengan kredibilitas yang kita miliki, ini semua akan berdampak sangat strategis dalam membangun kepercayaan dunia internasional terhadap TNI khususnya TNI Angkatan Laut. Dalam pengembaraan (Ekspedisionary) kita di luar negeri TNI AL mengemban misi diplomasi untuk mendukung kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia dan hal tersebut sudah kita laksanakan dengan baik,” ujarny Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T. memompa semangat anak buahnya selesai melaksanakan latihan. (wh)