Kresnayana: Mudik Berdampak pada Kemajuan Desa

Kresnayana: Mudik Berdampak pada Kemajuan Desa

ujar Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya dalam Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (23/6/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Tradisi mudik menjadi fenomena kuat di masa Lebaran. Dulu, masyarakat yang mudik hanya membawa oleh-oleh, namun sekarang mereka juga membawa cerita, berita, semangat, dan motivasi.

“Bahkan belakangan, mereka juga membawa modal usaha yang diinvestasikan di daerah asal mereka,” ujar Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya dalam Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya bertajuk “Menabur Investasi Di Desa”, Jumat (23/6/2017).

Kata dia, di masa lalu, banyak masyarakat di desa tidak percaya jika orang tidak sekolah pasti akan kesulitan untuk meraih kesuksesan. Namun, saat ini, lewat budaya mudik yang dilakukan saban tahun, pola pikir usang itu sudah ssemakin ditinggalkan.

“Cerita, berita, semangat, dan motivasi yang dibawa pada saat mudik dapat mengubah pola pikir keluarga kita yang ada di desa untuk dapat lebih maju dan berkembang. Contohnya, dulu di desa banyak dari mereka yang masak menggunakan kayu bakar,  sekarang telah menggunakan tabung elpiji karena lebih praktis,” terang dosen ITS tersebut.

Menurut Kresnayana, dalam kurun waktu 2-3 tahun, program pembangunan di desa menjadi makin maju. Pembangunan di pedesaan dimulai dari model pelembagaan yang mengakar sampai ke bawah.

“Pelembagaan yang terjadi bukan hanya bersifat menyentuh struktur sosial, namun berkembang sampai membentuk unit-unit usaha,” kupas pria yang karib disebut pakar statistik itu.

Kresnayana juga menjelaskan, perubahan yang terjadi di desa memang tak bisa dilepaskan dengan budaya mudik. Perkembangan-perkembangan tersebut memang dapat dirasakan dan sangat besar efek positifnya.

“Efek yang paling terlihat adalah efek transfer teknologi. Kita bisa lihat, saat ini di desa sudah banyak di antara masyarakat yang menggunakan gadget berupa handphone, laptop, dan lain sebagainya. Perkembangan teknologi benar-benar dampak positif dan harus disebar kepada semua orang,” papar Kresnayana. (wh)