Kredit di Bank Pakai KTP Palsu

Kredit di Bank Pakai KTP Palsu
foto: umar alif/enciety.co

Berbagai dokumen Negara dipalsukan oleh dua tersangka yang berhasil ditangkap oleh tim reskrim Polrestabes Surabaya. Mulai dari ribuan KTP palsu, NPWP palsu, surat nikah palsu dan KSK palsu. Negara sendiri dirugikan ratusan juta rupiah akibat aksi kedua orang tersangka ini.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanette mengatakan pengungkapan kedua tersangka yaitu Nur Karomah dan Kafiah, keduanya warga Sidosermo, Wonocolo Surabaya berkat laporan dari pihak Bank. Keduanya juga merupakan pemilik Koperasi Makmur Jaya.

“Mereka menggunakan pembuatan pesana KTP palsu untuk memuluskan aksinya mengajukan kredit kepada pihak bank. Beruntung pihak bank yang curiga melaporkannya kepada kami,” kata Takdir kepada wartawan, Kamis (18/6/2015).

Dalm modus operandinya, kedua wanita yang menghutangkan uangnya di koperasi memakai identitas debitur yang tidak mampu membayar kreditan koperasi kepada mereka. Para debitur yang bermasalah tersebut dibuatkan KTP, KSK dan NPWP untuk dapat diajukan kredit ke bank.

“Surat-surat tersebut lantas digunakan oleh pelaku sebagai pengajuan kredit ke Bank, pencairan dana pensiun dan dana asuransi kematian, hal itu dilakukan untuk melunasi hutang para debitur di koperasi,” tuturnya.

Khusus utuk pengajuan pinjaman di Bank, kedua tersangka sengaja mempermuda umur debiturnya. Hal ini digunakan agar pihak bank lebih mudah untuk mencairkan dana pinjaman tersebut.

Karomah sendiri dalam pengakuannya mengatakan sudah menejalankan aksinya tersebut sejak satu tahun lalu. Dia bisa memperoleh uang jutaan rupiah. Sebab untuk satu KTP, pemohon harus membayar uang Rp 150 ribu, namun untuk buku nikah harganya lebih mahal yakni Rp 500 ribu.

Agar KTP buatanya terlihat asli diapun menambahkan beberapa item pendukung seperti kertas yang memang digunakan untuk KTP serta stempel yang hampir sama persis.

“Buat KTP setiap hari hampir saja ada pesananannya,” kata Karomah.