KPU Tak Akan Terpengaruh Quick Count

 

KPU Tak Akan Terpengaruh Quick Count

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pihaknya tidak akan terpengaruh pada hasil hitung cepat manapun terkait rekapitulasi suara hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. KPU juga merasa tidak ada tekanan dari pihak mana pun untuk mempengaruhi hasil pilpres.

“Komisi Pemilihan Umum merasa tidak terpengaruh oleh hasil lembaga survei mana pun. KPU tidak merasa tertekan dan ditekan,” ujar Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).

Sigit juga tidak berkomentar banyak soal pernyataan salah satu pihak lembaga survei yang menyatakan jika hasil real count Komisi Pemilihan Umum berbeda dengan hasil hitung cepat lembaga survei, maka hasil KPU yang salah. Menurut Sigit, KPU tetap mempercayakan hasil pilpres pada rekapitulasi suara yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat nasional.

“Justru kami meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawalnya. Silahkan mengontrol setiap jadwal rekapitulasi yang ada,” katanya.

Proses rekapitulasi suara pilpres saat ini ada pada tingkat panitia pemungutan suara (PPS). Proses di tingkat desa/kelurahan itu berlangsung tiga hari hingga Sabtu (12/7/2014). Selanjutnya, rekapitulasi di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada 13 hingga 15 Juli 2014, di tingkat kabupaten/kota oleh Komisi Pemilihan Umum setempat mulai 16 hingga 17 2014 dan di KPU provinsi pada 18 hingga 19 Juli 2014. Tahapan terakhir rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum selama tiga hari pada 20 hingga 22 Juli 2014. (rpb/ram)