KPK Tetapkan Jero Wacik Tersangka Korupsi Kementerian ESDM

KPK Tetapkan Jero Wacik Tersangka Korupsi BP Migas
Jero Wacik diperiksa Komisi Pemberantan Korupsi.

Jelang lengser dari jabatan Menteri ESDM, Jero Wacik mendapat kado pahit dari KPK. Lembaga superbody ini menetapkan politisi demokrat ini sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Kementerian ESDM. “Bahwa benar sudah dikeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama JW dari Kementerian ESDM,” kata Wakil Ketua Zulkarnaen dalam jumpa pers di Gedung KPK, Rabu (3/9/2014).

Jero Wacik diduga telah melanggar pasal 12 huruf e UU Tipikor. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menuturkan modus yang dilakukan Jero yakni mengumpulkan dana operasional dari rekanan ESDM.

“Pasca menjadi menteri ESDM maka diperlukan dana untuk operasional yang lebih besar untuk mendapatkan dana yang lebih besar itu. Dimintalah dilakukan bebrapa hal kepada orang di dalam kementerian. Semisalnya dalam pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.

Kasus ini merupakan hasil pengembangan proses penyidikan dugaan korupsi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno. Tim penyelidik KPK telah meminta keterangan Waryono terkait penyelidikan baru ini.

KPK juga telah meminta keterangan Jero Wacik dan istrinya, Triesnawati. Lembaga antikorupsi itu juga telah meminta keterangan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa.

Seusai diperiksa, Jero Wacik mengaku ditanyakan seputar dana operasional menteri 2010 hingga 2013. Indikasi penyelewengan itu muncul setelah KPK menemukan adanya perintah Jero kepada Waryono Karno, untuk memainkan anggaran di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
 
Jero Wacik mengatakan dana operasional menteri tersebut sudah ditetapkan dalam APBN melalui surat keputusan Menteri Keuangan. Namun, Jero tidak mau menyebutkan berapa jumlah dana operasional menteri yang diterima.(knt/ram)