KPK Minta Daerah Lain Contoh Surabaya

KPK Minta Daerah Lain Contoh Surabaya
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha saat diwawancarai media di Balai Kota, Selasa (5/4/2016). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun Kota Pahlawan dengan memberikan pelayanan berbasis kemajuan teknologi mendapatkan apresiasi khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti yang diungkapkan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha. Kata dia, KPK sengaja mendatangi Balai Kota untuk melihat secara langsung guna mempelajari langkah Pemkot Surabaya.

“Kota Surabaya yang maju berkat pelayanan berbasis teknologi dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya,” kata Priharsa Nugraha kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Selasa (5/4/2016).

Menurut dia, Surabaya merupakan satu-satunya kota yang memiliki fasilitas pelayanan publik dengan menggunakan kemajuan teknologi dan merupakan kota best practice dalam hal pemanfaatan teknologi.

Hal tersebut berdasarkan beberapa kategori yakni pertama hasil survei bagaimana hasil dari responden pengguna layanan dan kedua ada hasil positif yang signifikan dari pemanfaatan teknologi. Sedangkan di kategori ketiga dapat melakukan penghematan anggaran sekaligus pemanfaatan dari adanya penghematan.

“Ketiga kategori ini yang telah dibangun oleh Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya, red) akan kami pelajari karena dengan cara transparansi seperti ini kan dapat diakses oleh siapa pun, kapan pun, dan dimana pun,” lanjutnya.

Nantinya, tim KPK ini akan mempelajari dan menanyakan bagaimana Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam membangun layanannya kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi.

Selain menemui Tri Rismaharini, mereka berencana akan turun langsung ke lapangan atau menemui masyarakat kota Surabaya secara langsung. “Rencananya, kami akan datangi RW secara acak agar diketahui cara menghadapi permasalahan dan contoh yang nyata di dalam Musrenbang,” pungkasnya. (wh)