KPK Kembali Sita Harta Fuad Amin

fuad-amin-pemain-kecil-ada-koruptor-yang-lebih-besar-di-jatim-7Q1d8oV7wf

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset Ketua DPRD Bangkalan, Jawa Timur, Fuad Amin. Aset yang disita berupa tanah dan bangunan di Jalan Cipinang Cempedak II Nomor 25 A, Jatinegara, Jakarta Timur. Penyitaan ini terkait dalam penyidikan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyitaan ini dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB yang oleh lima orang petugas KPK didampingi petugas dari kepolisian, dan pihak Kecamatan Jatinegara. “Tadi pihak kecamatan menjadi saksi penyegelan papan yang dipasang di rumah itu. Tidak ada barang yang disita dari dalam rumah,” kata Camat Jatinegara Syofian Taher, Kamis (19/3/2015).

Penyegelan ini dilakukan KPK berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Nomor: Sprin-Sita 75/01/12/2014 tanggal 22 Desember 2014 yang menerangkan penyitaan terhadap tanah dan bangunan terkait perkara TPPU dengan tersangka Fuad Amin. Berdasarkan pantauan, rumah berlantai dua dengan pagar tinggi dan tertutup ini tampak sepi. Tidak ada mobil yang terparkir apalagi aktivitas dari dalam rumah.

Sebelum ini, KPK juga menyita aset Fuad Amin di Yogjakarta. Harta mantan orang kuat di Bangkalan ini memang berserak dimana-mana. Selain tanah, mobil dan rumah, sebelum ini juga disita uang tunai. Diperkirakan sampai saat ini harta Fuad Amin yang disita mencapai Rp 200 miliar. Selain terjerat kasus TPPU, Fuad juga terlibat kasus dugaan penerimaan suap dalam jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur. (bst)