KPK Dorong Penyelenggaraan Pilwali Surabaya Berintegritas

KPK Dorong Penyelenggaraan Pilwali Surabaya Berintegritas
Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mndorong pelaksanaan pemilihan wali kota (Pilwali Surabaya pilkada berintergritas. Selain itu, KPK juga mendorong KPU selaku penyelenggara pemilu bersinergi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan badan-badan yang ada dibawahnya.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin yang mengaku bertemu fungsionaris KPK, pekan lalu. “KPK juga berpesan individu-individu yang maju menjadi calon kepala daerah harus memiliki jejak rekam dan pribadi yang baik, selain itu calon-calon tersebut harus menggunakan cara-cara yang jujur dalam meraih kemenangannya,” jelas kepada enciety.co di kantornya, Jalan Aditya Warmanm Surabaya, Selasa (30/6/2015).

Ia lalu menegaskan, nantinya para calon yang ikut dalam proses pencalonan pilkada Wali Kota 2015 harus dapat melaporkan daftar kekayaan dan jumlah anggaran dana kampanye kepada KPK.

“Para calon harus bersedia mengikuti semua tahapan yang ada dalam undang-undang pemilu,” imbuh dia.

Robi menuturkan, penyelenggaraan pilkada yang berintegritas juga harus menghadirkan pemilih-pemilih yang tidak mengahapkan imbalan dalam menggunakan hak pilihnya.

“Kami terus berupaya agar tidak ada money politik dalam penyenggaraan pilkada Kota Surabaya 2015 nanti,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan seluruh perangkatnya disemua tingkatan untuk memantau proses pelaksanaan Pilwali Surabaya 2015.

“Kami berkomitmen akan terus memantau pelaksanaan Pilkada Kota Surabaya ketingkatan yang paling bawah, yakni di tingkat TPS. Selain melaui Bawaslu, kami juga membuka diri untuk berbagai pengaduan kecurangan terkait proses pilkada tersebut,” papar dia. (wh)