KPI Minta Tayangan Infotainment dan Sinetron Dibenahi

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengumumkan hasil survei indeks kualitas program siaran televisi periode ke-1. Indeks rata-rata kesembilan kategori program siaran televisi Indonesia berada pada angka 3,65 dari standar KPI 4,0.

Kesembilan kategori tersebut adalah kategori berita dengan indeks 3,80; talkshow dengan indeks 3,70; infotainment dengan indeks 2,89; sinetron dengan indeks 3,27; anak-anak dengan indeks 3,71; variety show dengan indeks 3,39; komedi dengan indeks 3,33; religi dengan indeks 3,89; dan yang tertinggi kategori wisata budaya dengan indeks 4,10.

Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis mengaku cukup puas karena sudah melihat sejumlah perkembangan positif yang dilakukan oleh program-program siaran televisi di Indonesia. Akan tetapi, hal itu tidak menutup kenyataan bahwa masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi dalam program siaran televisi Indonesia. Terlebih untuk kategori program infotainment dan sinetron yang dinilai dari indeks kualitasnya berada pada posisi bontot, namun jika dilihat dari indeks kuantitatif (popularitas) selalu berada pada posisi teratas.

“Tetapi tentu juga masih ada PR yang harus dibenahi seperti infotainment, sinetron yang dari segi kualitas belum memaksimalkan fungsi media penyiaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam sebuah kategori undang-undang,” Yuliandre memaparkan.

Menurut dia, program acara televisi yang ideal adalah tontonan yang bisa menjadi tuntunan bagi masyarakat. Singkat kata, sebuah tontonan yang layak untuk ditonton anak cucu dan sanak keluarga.
“Media (ideal) bahasa sederhananya adalah tontonan yang bisa jadi tuntunan uang positif bagi masyarakat luas. Kita bisa lihat dari nilai moralitas, norma-norma, dan agama yang berlaku,” kata Yuliandre. (lp6)