Kota Surabaya Bebas Sampah

Kota Surabaya bebas sampah
foto: arya wiraraja/enciety.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Kali ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan peninjauan ke kampung Wonorejo Gg IV, RT 6  RW 6, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (16/6/2015).

Pada acara tersebut, Risma mengatakan bahwa masyarakat Kota Surabaya harus peka terhadap lingkungan sekitar. “Lingkungan itu bukan hanya kebersihan tapi juga mencakup individunya juga,” kata Wali Kota perempuan ini.

Lebih lanjut, dirinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya khususnya warga Wonorejo agar dapat menjaga anggota keluarganya masing-masing. “Saat ini yang harus benar – benar di awasi adalah anak – anak, pada masa tumbuh kembang mereka sangat membutuhkan arahan yang lebih,” imbuhnya.

Setelah menyampaikan sambutannya, ia menyempatkan diri untuk berkeliling kampung Wonorejo. Pada kesempatan itu pula, dirinya menyapa beberapa anak yang hadir pada acara tersebut.

Dengan suara lembutnya, ia berpesan kepada mereka agar berhati – hati pada seseorang yang baru mereka jumpai. “Saya berpesan kepada mereka agar berhati – hati, jangan sampai kepolosan mereka dimanfaatkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Risma juga mengingatkan bahaya narkoba dan human trafficking
(perdagangan manusia) yang kini telah mengancam generasi anak – anak dibawah remaja. “Perlu di ingat, sebagai penerus perjuangan kita nanti, generasi muda Surabaya adalah aset yang harus dijaga,” tuturnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama turut dipamerkan hasil dari usaha kecil menengah (UKM) warga Kelurahan Wonorejo. Diantara produk yang di pamerkan adalah, minuman kesehatan (jamu sinom), kain sulam, sandal dan tas hasil daur ulang sampah plastik.

Sonny Budiarso, salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Wonorejo RT 6 RW 6 menjelaskan bahwa hasil kreatif UKM yang di pamerkan tersebut asli berasal dari tangan – tangan penggiat ekonomi kreatif yang ada di Kelurahan Wonorejo. “Begitu kami tau bu Risma datang, kami sengaja memamerkan produk UKM buatan warga Wonorejo, hal tersebut kami lakukan agar bu Risma tau program pelatihan UKM yang ia gagas berhasil,” ungkap Sonny.

Dengan hasil usaha UKM ini telah telah mengubah hidup beberapa warga Kelurahan Wonorejo. “Dengan adanya pelatihan UKM yang di adakan Pemerintah Kota Surabaya sangat bersyukur, setiap bulan warga Wonorejo dapat mengantongi omset hingga ratusan ribu rupiah,” bebernya dengan bangga.