Kota New York Jadikan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur

New-York-City-USA

New York akan menjadi kota metropolis pertama di Amerika Serikat yang akan meliburkan para murid mulai tahun ajaran baru September mendatang. Hal itu diumumkan Wali Kota Bill de Blasio dan Kepala Dinas Pendidikan Carmen Farina, Rabu (4/3/2015) waktu setempat.
Dalam tahun ajaran 2015-2016, seluruh sekolah negeri di New York akan meliburkan murid pada 24 September yang bertepatan dengan Hari Idul Adha sehingga ribuan keluarga Muslim di kota itu bisa merayakan hari raya haji tersebut. Keputusan ini menjadi kebijakan yang bersejarah terutama bagi kelompok minoritas yang mengalami kecurigaan dan permusuhan sejak serangan 11 September.
Beberapa kota di AS–termasuk Massachusetts, Michigan dan New Jersey–telah mengambil kebijakan itu lebih dulu sejak beberapa tahun lalu dengan menambah Hari Idul Fitri dan Idul Adha dalam kalender sekolah. Tapi kebijakan Kota New York dengan jumlah murid yang mencapai 1,1 juta siswa dinilai lebih bergaung dari segi jumlah murid dan sebagai simbol kota besar.
Sementara Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada musim panas akan dirancang sebagai hari libur saat murid masuk pada sekolah musim panas. “Ini adalah perubahan yang umum untuk mengakui komunitas Muslim kami yang bertumbuh serta menghargai kontribusi mereka di kota kami,” kata de Blasio. “Ratusan ribu keluarga Muslim tidak lagi harus memilih antara merayakan hari raya paling suci atau masuk sekolah,” katanya. Blasio, dari Partai Demokrat yang berjanji membuat New York menjadi kota yang lebih toleran dan inklusif, menganggap kebijakan ini sesederhana “persoalan keadilan”. (bst)