Korban Ledakan Tianjin jadi 114 Orang

Korban Ledakan Tianjin jadi 114 Orang
foto: telegraph.co.uk

Korban tewas akibat ledakan di kawasan industri Tianjin pekan lalu meningkat menjadi 114 orang. Ini setelah petugas keamanan menemukan dua jenazah di tumpukan puing-puing. Wakil kepala departemen publikasi Tianjin, Gong Jiansheng, mengatakan identitas 54 jenazah telah terkonfirmasi, sedangkan 70 orang lainnya masih hilang.

Dari 114 jenazah yang ditemukan, 39 diantaranya adalah petugas pemadam kebakaran dan lima polisi. Sebelumnya, jumlah korban hilang mencapai 95, namun tim evakuasi berhasil mengidentifkasi 25 jenazah yang ditemukan. Kebanyakan korban hilang adalah petugas pemadam kebakaran.

Tim evakuasi membuat empat upaya pencarian yang komprehensif melalui apa yang mereka sebut sebagai ‘labirin kontainer’. “Menjelajahi sebuah zona ledakan sangat berbahaya karena bahan kimia terbakar dan kontainer-kontainer terbalik sehingga bisa runtuh kapah saja. Kami harus membuat tanda-tanda agar tidak tersesat,” kata Wang Ke yang memimpin kelompok tentara untuk spesialis bahan kimia.

Data per hari kemarin, 698 orang masih dirawat di rumah sakit dimana 57 diantaranya kritis. Ledakan minor menyusul hari Senin pagi di situs ledakan yang terletak di Area Baru Binhai.

Kepala teknisi dari biro perlindungan lingkungan kota, Bao Jingling, mengatakan sekitar 700 ton natrium siaida tersimpan di lokasi ledakan dan bahan kimia itu tetap utuh.

Ledakan Tianjin berpengaruh kepada 17.000 rumah tangga, 1.700 perusahaan, dan setidaknya 6.000 penduduk telah mengungsi. Dalam konferensi pers kemarin, Wakil Wali Kota Tianjin, He Shushan, berjanji semua bahan kimia berbahaya terutama natrium sianida di sekitar kawasan ledakan akan dikumpulkan dan dibersihkan hari Senin malam. Bahan-bahan kimia tersebar sampai jarak 100.000 meter persegi dari pusat ledakan.

He mengonfirmasi sekitar 700 ton bahan kimia mematikan natrium sianida tersimpan di gudang yang meledak. “Kebanyak terkonsentrasi di pusat lokasi ledakan. Para pekerja akan menyelesaikan pencarian sampai perimeter 3 kilometer untuk mengindentifikasi dan membersihkan semua bahan kimia pada akhir hari ini,” katanya kemarin. (Xinhua/bst)