Konvoi Kelulusan, Polres Surabaya Siapkan Tilang

 

Konvoi Kelulusan, Polres Surabaya Siapkan Tilang

Polrestabes Surabaya menyiapkan 10 truk untuk mengangkut motor-motor yang akan dipakai oleh siswa SMA yang akan melakukan konvoi kelulusan. Sasaran utamanya adalah siswa yang berboncengan lebih dari dua, tidak memakai helm dan melanggar peraturan lalu lintas. 

Kasat Binmas AKBP Firmansyah mengatakan usai menggelar rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Pendidikan (Dispendik), pihak Polrestabes Surabaya akan menutup ruang gerak peserta konvoi kelulusan.

“Tidak hanya menyiapkan truk untuk mengangkut motor siswa yang konvoi, tetapi kami juga menyiapkan personil di tujuh titik kota Surabaya,” tegasnya, Sabtu (17/5/2014).

Ketujuh titik itu di antaranya di pintu masuk Surabaya dari Waru Sidoarjo, Karangpilang, Pakal, SMA Komplek, Kedung Cowek, dan Kedung Cowek.

“Untuk tiga unit truk lainnya akan di stand by kan di tengah kota. Siap on call,” ujar Firmansyah.

Bila diketemukan siswa yang bandel melakukan konvoi, tegas dia,  maka akan ditilang. Bila motor yang dikendarai tersebut mempunyai knalpot brong atau tidak sesuai ketentuan maka motor tersebut langsung diangkut menggunakan truk-truk polisi ini.

Untuk personel, pihak Polrestabes Surabaya telah menyiagakan 200 anggotanya. Dibantu dengan linmas 200 anggota dan satpol PP 200 anggota serta guru-guru di area sekolah. Mereka bertugas menertibkan siswa yang bergerombol lebih dari sepuluh anak.

“Penjagaan ini tidak hanya pada hari H saja saat pengumuman kelulusan pada Selasa (20/5) esok. Namun hingga seminggu penempatan polisi ini agar Surabaya bebas dari peserta konvoi,” sahutnya.
 
Ditambahkannya, dari hasil rapat disetujui saat pengumuman hasil kelulusan, siswa akan diliburkan. Sehingga tidak ada alasan untuk ke sekolah dan bergerombol.

“Hanya yang tidak lulus saja akan diberi surat dari sekolahnya masing-masing,” bebernya. (wh)