Konsumsi LPG Non Subsidi Bright Gas Naik 50 Persen

Konsumsi LPG Non Subsidi Bright Gas Naik 50 Persen

Heppy Wulansari, Area Manager Communication & Relation PT Pertamina MOR V, foto: arya wiraraja/enciety.co

Konsumsi LPG non subsidi Pertamina bright gas 5.5 Kg dan 12 kg pada tahun 2016 lalu, mengalami kenaikan rata-rata di atas 50 persen.

Area Manager Communication & Relation PT Pertamina MOR V, Heppy Wulansari, menjelaskan pada tahun 2017 pihaknya menargetkan peningkatan jumlah penjualan bright gas hingga mencapai 27-30 persen.

“Pertamina secara koorporasi memberikan target lebih tinggi secara nasional dan regional untuk meningkatkan jumlah penjualan Bright Gas hingga mencapai 30 persen,” ulas Heppy saat ditemui enciety.co di Kantornya, Jalan Jagir Wonokromo Surabaya, Rabu (25/1/2017).

Menurut dia, untuk mengerek penjualan bright gas, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah promosi. Diantaranya Pertamina telah menggandeng beberapa pihak perbankan agar mendorong para agen penyalur bright gas.

“Program-program yang bakal digelar di antaranya adalah program berhadiah untuk penebusan dengan nilai tertentu. Kami juga bakal menggelar berbagai program tematik. Contohnya, program pembelian di hari-hari tertentu, seperti Hari Kartini dan Hari Valentine yang diharapkan mampu menarik ibu-ibu membeli bright gas,” papar dia.

Perlu diketahui, semenjak diluncurkan pada bulan Februari 2016 yang lalu, penjualan Bright Gas terus meningkat. pada Bulan Oktober 2016, di Jawa Timur Konsumsi Bright Gas 5.5 Kg sebesar 974 MT atau 374% dari rata-rata bulanan Bright Gas 5.5 Kg di tahun 2106 sebesar 26 MT. Sedangkan untuk konsumsi Bright Gas 12 Kg di Bulan Oktober 2016 sebesar 483 MT atau meningkat 161 persen dibandingkan rata-rata bulanan januari-Oktober sebesar 300 MT. (wh)