Konsumen Gampang Jenuh, UKM Harus Inovatif

Konsumen Gampang Jenuh, UKM Harus Inovatif

foto:arya wiraraja/enciety.co

Inovasi produk sangat penting. Karena makin banyak produk yang dapat ditawarkan pelaku usaha makin membuat peluang maju. Pelanggan pun tidak akan bosan. Dengan begitu, usaha bakal semakin besar.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Kota Surabaya Evi Damayanti, dalam acara Road Show Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya Kecamatan Krembangan yang digelar di Lapangan Tambak Asri, Jalan Tambak Asri Timur, Minggu (29/9/2019).

Evi mengatakan, pasar punya titik jenuh mengonsumsi pelaku usaha. Karena itu, inovasi menjadi keharusan. Inovasi produk ini bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Setiap tiga bulan atau enam bulan sekali pelaku usaha dapat mengeluarkan produk baru. Contohnya, produk nasi campur, para pelaku usaha bisa berinovasi dengan menambahkan nasi jagung dengan lauk campur, bisa juga nasi jagung vegetarian, dan lain sebagainya.

“Kita memang harus punya satu ciri khas produk unggulan. Namun, inovasi ini merupakan strategi yang bisa dilakukan. Inovasi hendaknya tidak jauh melenceng dari produk ciri khas milik kita,” katanya

“Jadi produknya tidak hanya satu. Kita tes keinginan pasar itu seperti apa dengan strategi inovasi. Saran saya, jangan takut jika produk tersebut tidak laku. Kita harus optimis dan terus mencoba,” imbuh Evi.

Evi berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan semua fasilitas yang telah disediakan Pemerintah Kota Surabaya. Di antaranya, pelatihan Pahlawan Ekonomi & Panjang Muda Surabaya yang diadakan pada hari Sabtu dan Minggu di Kaza City Mall, Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

“Tidak hanya pelatihan teknis, seperti memasak dan menjahit, di sana juga diajarkan managemen usaha, laporan keuangan dan digital marketing. Untuk pemasaran lewat online bisa diterapkan pelaku usaha,” tandas Evi. (wh)

Berikan komentar disini