Konsentrasi Pekan Ini Tentang Bunga Bank

 

Konsentrasi Pekan Ini Tentang Bunga Bank

Pasar modal di Indonesia minggu lalu ditutup turun cukup tajam hingga 3,7 persen ke level 4.949,35. Sepekan kedepan (6-10 Oktober) kemungkinan pasar akan lebih wait and see sambil mencari peluang rebound dari posisi support saat ini. Secara mingguan, IHSG berada dengan resistance level di posisi 5160 dan 5260, sedangkan support di level 4880 dan kemudian 4830.

Demikian juga mata uang rupiah nampak kian lemah. Hingga turun ke level 12.138 versus dolar Amerika. Kurs USDIDR pada minggu mendatang diperkirakan berada dalam range antara resistance di level 12.160 dan 12.220, sementara support di level 11.420 dan 11.350.

Ada beberapa data-data ekonomi cukup penting yang akan dirilis pekan ini (6-10 Oktober) termasuk pengumuman suku bunga beberapa bank sentral baik global maupun Bank Indonesia. Bisa dibilang, kebijakan tentang bunga bank adalah penggerak pasar paling dominan dalam minggu ini.

Zona Amerika

    • FOMC Meeting Minutes Kamis dini hari diyakini akan berpengaruh sangat besar terhadap market karena isu sentral tapper off dan kenaikan bunga bank Amerika.
    • Data Tenaga Kerja Unemployment Claims Kamis malam.

Zona Eropa

    • Manufacturing Production m/m Inggris Selasa sore. Data ni menjadi penting dikarenakan data tentang properti di Inggris untuk pertama kalinya turun sejak 2011.
    • Pengumuman Official Bank Rate dari MPC Bank of England disusul dengan MPC Rate Statement Kamis sore yang diperkirakan bertahan di level rendah 0.50%.

Zona Asia Australia

    • Monetary Policy Statement dirilis Jepang Senin
    • Reserve Bank of Australia (RBA) Rate Statement Senin siang
    • Rilis Cash Rate dari bank sentral Australia (RBA) Selasa pagi, diperkirakan bertahan di level 2.50%
    • Pengumuman BI Rate dari RDG BI Selasa siang, diperkirakan juga bertahan di level 7.50%.

Berikut prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Senin (6/10/2014:.

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek kendati masih diperlukan clear break di bawah area 1.2490 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.2460 atau bahkan lebih rendah. Resisten terdekat berada di sekitar 1.2610, dimana break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 1.2655.

GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 1.5930 untuk memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 1.5870. Sebaliknya, hanya break kembali di atas area 1.6080 yang akan memicu skenario koreksi bullish lanjutan menuju setidaknya area 1.6140 sebelum kembali melanjutkan tren bearish.

USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 109.90 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 110.35. Support terdekat berada di sekitar 109.20, dimana penembusan konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 108.90 sebelum rebound.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break di atas area 0.9690 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9730. Support terdekat berada di sekitar 0.9600, dimana break konsisten di bawah area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka waktu terdekat dengan potensi menguji ulang area 0.9550.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek meskipun masih dibutuhkan clear break di bawah 0.8615 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju setidaknya area support 0.8545. Sebaliknya, resisten terdekat berada di sekitar 0.8730. Break konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang 0.8780.

XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek dengan target menguji area 1187, dimana clear break di bawah area itu akan memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area support 1180 atau bahkan lebih rendah. Sebaliknya, level psikologis 1200 akan bertindak sebagai resisten terdekat. Penembusan konsisten di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan potensi menguji ulang area 1205.

Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break kembali di bawah 22750, yang akan memicu momentum bearish lanjutan untuk menguji ulang 22575. Resisten terdekat berada di sekitar 22965, dimana clear break di atas area itu akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang 22100.

Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan range perdagangan potensial berkisar antara 15750-16000. Clear break di atas 16000 akan mengembalikan tekanan bullish untuk mengincar setidaknya 16080 sebelum menuju 16150. Sebaliknya, penembusan konsisten di bawah 15750 akan mengembalikan bias intraday kembali bearish untuk menguji ulang 15650.

Kospi Futures. Secara keseluruhan bias masih bearish dalam jangka pendek dengan target menuju kisaran 249.00 sebelum menguji 245.20 sebagai area support mingguan. Resisten terdekat berada di 252.40, break ke atas area ini dapat memicu koreksi bullish lanjutan menuju 253.60.

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. (mr I care)