Kompetisi Analisis Statistik Bisnis Digital Lahirkan Data Scientist Muda

Kompetisi Analisis Statistik Bisnis Digital Lahirkan Data Scientist Muda

Para pemenang Data Analysis Competition (DAC) 2018 di Auditorium Gedung Pasca Sarjana ITS.foto:ist

Dalam gelar kompetisi DAC 2018 ini, mahasiswa dari Politeknik Statistika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) Jakarta, Deo Deianto dan Regita Hikmatuz Zakia, berhasil meraih Juara I. Penilaian pada eksplorasi data, kemampuan presentasi dan ketepatan dalam menjawab mampu mengumpulkan nilai tertinggi.

Juara II diraih Lulu Asmi Lathifah Sundayana dan Theresia Mirna Winda Sigiro dari Unpad Bandung. Juara III direbut  Bekti Indrasari dan Ikacipta Mega Ayuputri dari Jurusan Statistika ITS.

Penggunaan metode klasifikasi baik dengan pendekatan Decision Trees dan Random Forest, Machine Learning tampak mendominasi sebagai tools analisis yang digunakan.

Kompetisi DAC juga memberikan penghargaan ada juara Harapan I, Fransdana Nadeak dan Siti Nur Laila dari IPB, dan Juara Harapan II Nafisha Nur Fatma dan Lely Nur Aisah dari UGM.

Kompetesi DAC ini memberikan ruang bertemunya akademisi dan praktisi, khususnya dalam menganalisis bisnis digital. Seperti komentar Dr Dedy D Prasetyo, dosen Statistika ITS yang menjadi juri.

“Banyak hal menarik disajikan dalam final ini, bagaimana keputusan user/buyer e-commerce dapat dimodelkan baik dari sisi profile user, seller dan product. Serta perilaku buyer pada saat berinteraksi dengan aplikasi maupun browser e-commerce,” katanya.

Unung Istopo, juri lain dari Data Mining Manager Enciety Business Consult, dalam pertanyaannya lebih ingin mendalami bagaimana peserta memahami data sebagai tools untuk pengambilan keputusan dalam bisnis digital.

“Kegiatan DAC ini bisa makin besar dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan statistika di Indonesia. Di mana akan melahirkan anak-anak muda berbakat, para data scientist muda yang kuat dalam kompetensi analisis dan visualisasi data,” tegasnya. (wh)