Komentar Pejabat The Fed Picu Penguatan Dolar

 

Data Ekonomi AS Bervariasi, Dolar AS Melemah
Data Ekonomi AS Bervariasi, Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya setelah pejabat Federal Reserve mengangkat ekspektasi kenaikan suku bunga tahun ini. Seperti dilansir Xinhua, Selasa (12/5/2015), Presiden Federal Reserve Bank San Francisco, John Williams, pada Senin mengatakan bahwa para pembuat kebijakan Fed bisa menaikkan suku bunga pada setiap pertemuan mendatang, selama data ekonomi yang keluar dari negara itu positif.

Selain itu, ia memperkirakan pasar tenaga kerja stabil dan tingkat pengangguran pada tingkat 5,4 persen hingga mencapai 5,0 persen pada akhir tahun ini. Kata-kata Williams mendukung greenback pada Senin. Dengan tidak adanya data utama pada Senin, investor masih mencerna laporan penggajian (payroll) non pertanian AS oleh Departemen Tenaga Kerja pada Jumat lalu.

Jumlah penggajian tenaga kerja non pertanian naik 223.000 pada April dari bulan sebelumnya, dan pertumbuhan penggajian non pertanian pada Maret direvisi turun dari 126.000 menjadi 85.000, tingkat terendah sejak Juni 2012.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,22 persen menjadi 94,999 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1158 dolar dari USD 1,1206 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD 1,5590 dolar dari USD 1,5458 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,7901 dari 0,7918.

Dolar AS dibeli 120,10 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,79 yen pada sesi sebelumnya. USD naik ke 0,9335 franc Swiss dari 0,9217 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2096 dolar Kanada dari 1,2094. (oke)