Kisah Trisnawati yang Awalnya Tak Pede Jual Jus Durian

Kisah Trisnawati yang Awalnya Tak Pede Jual Jus Durian

Trisnawati memasarkan produknya di Road Show Pahlawan Ekonomi Kecamatan Kenjeran, Sabtu (15/10/2016). foto: arya wiraraja/enciety.co

Makin banyak saja perempuan yang tergabung Pahlawan Ekonomi yang memetik hasil dari berwirausaha. Trisnawati, owner Omah Duren, salah satunya. Lewat produk jus durian, ia berhasil meraup untuk jutaan rupiah.

Trisnawati awalnya hanya ibu rumah tangga biasa. Suaminya memiliki toko material bangunan. Dia lantas menjajaki untuk berbinis menjual jus durian.

“Awalnya saya hanya untuk acara tasyakuran, Lebaran, arisan. Namun, setelah banyak yang memuji jus durian saya, akhirnya saya putuskan memasarkannya di wilayah tempat tinggal saya,” urai dia kepada enciety.co.

Trisnawati lalu memasarkan jus durian dengan menitipkan ke beberapa warung dan rumah makan di Kecamatan Kenjeran. Itu dilakoninya sekitar satu tahun. Hingga, suatu saat, Trisna diajak Choiriyah (owner rujak cingur rumput laut) ikut Pahlawan Ekonomi.

Ketika itu, Trisnawati ragu dengan kualitas produknya. Bahkan ia sempat berpikir untuk mengurungkan niat bergabung dengan Pahlawan Ekonomi. Namun beberapa kali Choiriyah menyakinkannya, bahkan sampai berkali-kali datang ke rumahnya.

“Saya dikenalkan teman-teman Pahlawan Ekonomi yang lain. Saya sangat terkesan semangat kekeluargaan di Pahlawan Ekonomi. Mereka mau menerima saya dan memotivasi saya untuk terjun dan fokus mengembangkan usaha. Tepat bulan Mei 2015, saya resmi bergabung di Pahlawan Ekonomi,” ujar dia, mengenang.

Hari-hari berikutnya, Trisnawati aktif mengikuti pelatihan Pahlawan Ekonomi. Dia merasa bahagia karena mendapat banyak tambahan ilmu dan pengalaman baru.

“Dapatkan makan minum gratis. Yang lebih penting lagi, saya dapat berbagai macam ilmu. Seperti culinary business workshop, management financial workshop hingga internet marketing workshop,” tutur dia.