Kiat Membangun Popularitas di Media Sosial

Kiat Membangun Popularitas di Media Sosial

Weshley Hutagalung di pelatihan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.foto:arya wiraraja/enciety.co

Weshley Hutagalung, presenter dan pengamat sepakbola, hadir di pelatihan digital marketing Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya. Dia berbagi tips melakukan membangun popularitas melalui media sosial sebagai sarana promosi.

Weshley menuturkan,  tujuan personal branding untuk meningkatkan penjualan, mampu mempengaruhi persepsi, tindakan, maupun keputusan dan menciptakan target market.  “Dengan membranding diri, mereka tahu usaha kita dan produk yang kita jual,” tegas Weshley dalam pelatihan yang diadakan di Kaza City Mall, Minggu (30/6/2019).

Weshley lantas menjabarkan, ada lima hal sebelum melakukan personal branding. Pertama, alasan atau target yang ingin dicapai. Kedua, kepribadian yang ingin ditampilkan. Ketiga, membentuk citra positif. Keempat, menarik perhatian. Kelima, memperhatikan konten menarik lain.

Menurut Weshley, inti personal branding adalah memberi citra positif bagi pribadi yang efeknya berpengaruh produk. “Contohnya brand Aqua. Meskipun yang ada produk air kemasan merek apa pun, pasti orang sebut Aqua. Ini salah satu dari efek dan tujuan dari branding,”tegasnya.

Weshley kemudian menceritakan pengalamannya. “Di Jakarta, saya punya satu toko langganan kacamata. Saya sudah beberapa tahun ini langganan membeli produknya. Toko ini sangat luar biasa. Setiap beberapa bulan saya dapat pesan, “Apakah kacamata saya ada masalah atau tidak?” Lalu saya diberi tips merawat kacamata. Saya juga ditawarkan update terbaru produk yang mereka jual,” ungkapnya.

Hingga suatu saat, Weshley tidak sengaja bertemu pemilik toko kacamata itu. “Kebetulan, anak pemilik toko itu kawan satu sekolah anak saya, sama-sama ambil rapor anak. Setelah itu, si owner kacamata itu sering berkomunikasi dengan saya lewat sosial media. Hingga suatu saat dia bilang, jika mau service atau butuh kacamata dapat dikirim ke rumah atau bisa langsung menghubunginya,” papar Weshley.

Kiat Membangun Popularitas di Media Sosial
foto:arya wiraraja/enciety.co

Lewat cerita tersebut, Weshley ingin menjelaskan jika personal branding sangat membutuhkan kepribadian. “Orang pasti bakal lebih tertarik dengan produk jika kenal dan mengerti personal kita baik,” cetus Weshley.

Weshley juga mencontohkan personal branding yang sangat berhasil dilakukan Dennis Adishwara, aktor dan CEO Rombak Media). Kata Weshley, jika orang ketemu dan melihat Dennis, hal pertama yang dilakukan adalah tersenyum. “Contoh itu sudah cukup untuk membuktikan jika personal branding yang dilakukan Mas Dennis ini adalah pribadi yang lucu,” kata Weshley.

Weshley juga menjabarkan 5 langkah melakukan personal branding. Pertama, menambah teman di media sosial hingga 3.000. “Harus punya target berapa follower sesuai produk yang akan kita jual. Sesuaikan dengan sosial ekonomi, ketertarikan, hobi dan lainnya. Caranya, add friend di Facebook dan follow di Instagram,” terangnya.

Kedua, membuat postingan di media sosial. Weshley menyarankan agar mengisi timeline dengan tips-tips berfaedah dan relevan dengan produk yang ditawarkan. Jga status yang mengundang komentar atau like.

Ketiga, mengenalkan produk jualan dengan mengganti foto profile. Ini untuk membedakan akun yang kita gunakan. Ada akun pribadi dan akun halaman bisnis.

Keempat, menjaring reseller . Weshley mencontohkan penempatan postingan seperti berikut: Open Reseller, produk lars manis 50-100 pcs/hari, profit s/d 50.000/pcs. Bisa WA sayadi 081xxxx, limited 100 orang saja.  

Kelima, menjadi diri sendiri. Menurut dia, postingan di Facebook jangan melulu tentang jualan, tapi tetap berinteraksi. “Seperti bagaimana memancing hubungan dengan melontarkan pertanyaan di akhir postingan,” pungkasnya.  (wh)

Download materi seminar ini: Membangun Popularitas Melalui Medsos Sebagai Sarana Promosi.