Ki Manteb, Cak Lontong, dan Raisa Meriahkan Dies Natalis Teknik Sipil ITS

Ki Manteb, Cak Lontong, dan Raisa Meriahkan Dies Natalis Teknik Sipil ITS

Dies Natalis 60 Teknik Sipil ITS, 10-12 November, bakal berlangsung semarak. Kelompok ludruk mahasiswa era 1990-an, Tjap Toegoe Pahlawan, bakal menggelar pentas reuni di almamaternya pada puncak acara, Sabtu (11/11/2017) nanti.

“Ludruk yang digawangi komedian Cak Lontong ini akan tampil dengan formasi lengkap seperti masa kuliah dulu,” kata Sutopo Kristanto, Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Sipil ITS (Alsits), Jumat (9/11/2017).

Selain ludruk, puncak acara Dies Natalis tersebut juga mengundang penyanyi yang tengah naik daun, Raisa. Sehari sebelumnya (Jumat, 10/11) panitia menghadirkan dalang kondang, Ki Manteb Sudarsono, untuk mementaskan wayang semalam suntuk. “Semua hiburan dapat ditonton masyarakat secara cuma-cuma,” ujar Sutopo.

Ki Manteb, Cak Lontong, dan Raisa Meriahkan Dies Natalis Teknik Sipil ITS

Masyarakat juga dapat melihat hasil karya UMKM hasil program Pemerintah Kota Surabaya, Pahlawan Ekonomi, yang ditampilkan dalam Bazar Kreatif dan Civil Expo. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (11/11/2017). Bazar dan Expo ini juga menampilkan hasil karya mahasiswa ITS.

Pada hari Sabtu tersebut, jalan akses ke bundaran ITS akan ditutup sejak pukul 15.00 WIB. Pada waktu tersebut, ada acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan air mancur menari di jalan masuk kampus ITS oleh alumni Teknik Sipil ITS.

Dies Natalis Teknik Sipil tahun ini juga akan dihadiri alumni ITS yang telah menjadi tokoh nasional. Beberapa di antaranya yang hadir adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo, Direktur Utama BUMN Waskita Karya M. Choliq , dan Mantan Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum Agus Widjanarko, serta Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

“Mereka adalah para alumni Teknik Sipil Angkatan 1974-1975,” kata Sutopo Kristanto. Menurut dia, di usia ke-60 tahun, Teknik Sipil ITS telah melahirkan banyak pemimpin dan tokoh di birokrasi pemerintahan, pengusaha, profesional, dan akademisi. Baik di level regional, nasional, maupun internasional.

“Kami akan membuat Road Map 100 Tahun yang bertujuan untuk menjadikan Departemen Teknik Sipil ITS sebagai world class civil engineering department,” kata direktur utama Jaya Konstruksi tersebut. (wh)