Keuntungan App Store Ungguli Google Play Store

Google Play Store

Perusahaan analitik App Annie melaporkan, Google Play Store menarik 60 persen unduhan lebih banyak dari App Store, tapi tidak dalam hal pemasukan. Laporan tahunan menyebutkan App Store mencetak 70 persen pemasukan lebih banyak dari Google Play sepanjang 2014, meskipun kedua toko sama-sama sedang tumbuh pesat pada kecepatan yang sama.
Apple mengumumkan bahwa sepanjang 2014 mereka membayar USD10 miliar kepada para pengembang aplikasi iOS. Sedangkan Google Play hanya membayarkan USD3 miliar kepada para pengembang Android.
Ada beberapa analisis penyebab kondisi ini. Pertama, Google Play Store bukan satu-satunya toko aplikasi Android. Amazon dan Samsung punya toko sendiri, sedangkan ada lusinan toko sejenis di China. Kedua, data App Annie hanya mencakup penjualan aplikasi dan in-app purchases, tidak meliputi iklan. Sebelum ini perusahaan riset eMarketer memprediksi belanja iklan mobile bakal meningkat ke angka sedikit di bawah USD 31,5 miliar pada 2014. Facebook mendapatkan seperlimanya, didorong dari aplikasi.
Laporan App Annie juga menyebutkan Candy Crush Saga sebagai game yang paling banyak diunduh, mengungguli Subway Surfers, My Talking Tom, Farm Heroes Saga, dan Clash of Clans. Di luar game, Facebook Messenger lah juaranya, diikuti aplikasi Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Skype. Tapi, untuk soal pemasukan Candy Crush Saga hanya ada di peringkat ketiga di belakang CoC dan Puzzle & Dragoons. Untuk aplikasi non-game, juaranya adalah Line, disusul Pandora Radio, Line Play, Zoosk, dan Skype. (bst)