Ketua KPK Resmi Ditetapkan Tersangka

Abraham Samad Biografi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad ternyata sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) sejak pekan lalu. Namun, pengumuman penetapan AS sebagai tersangka baru dilakukan di Markas Polda Sulselbar hari ini, Selasa (17/2/2015) pagi. “Sejak 9 Februari AS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan hari ini kita umumkan, sekaligus melayangkan surat pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Endi Sutendi, kepada wartawan dalam jumpa pers di Makassar.
Surat pemanggilan untuk pemeriksaan Ketua KPK ini sudah dikirim hari ini di mana pada Jumat (20/2/2015) mendatang dia diagendakan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulselbar.
Endi membantah keterlambatan pengumuman itu terkait praperadilan Komjen BG yang diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakrata Selatan, Senin (16/2) kemarin di mana penetapan BG sebagai tersangka oleh KPK adalah tidak sah. “Tidak ada hubungannya dengan BG, pengumuman AS sebagai tersangka mengalami keterlambatan semata-mata karena teknis penyidikan,” katanya.
Ketua KPK dijadikan tersangka dalam perkara tindak pidana pemalsuan surat dan atau tindak pidana administrasi kependudukan sebagaimana dimaksud pasal 264 ayat (1) dengan ancaman delapan tahun, lebih subs pasal 266 ayat (1) junto pasal 55-56 KUHPidana dan atau pasal 93 Undang-Undang RI No 23 Tahun 2006 yang telah dilakukan perubahan ke Undang-Undang N0 24 Tahun 2013.
Karena kejadian perkara di Makassar, penyidikan kasus ini dilakukan di Polda Sulselbar dan sudah 23 saksi diperiksa termasuk kakak ketua KPK, Imran Samad, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar yang juga mantan Camat Panakkukang. (bst)